Diduga Korban Begal, Wanita Muda di Palembang Ditemukan Meninggal Dunia Bersimbah Darah
Wanita muda di Palembang ditemukan meninggal bersimbah darah dan diduga menjadi korban begal. Polisi menyelidiki kasus serta memburu pelaku.
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG-Diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas), seorang wanita muda bernama Adinda Dhea Fiji Lestari (21) ditemukan tidak bernyawa di Jalan Jend Satibi Darwis, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Rabu (19/8/2026). Warga Jalan TRI Karya TPA MUSI II Perumahan Putri Agung, Kelurahan Karya, Palembang tersebut ditemukan dalam posisi tersungkur di lokasi kejadian sekitar pukul 01.30 WIB.
“Benar adanya korban diduga korban Curas yang terguling di TKP dengan mengeluarkan darah di bagian muka dan kepala, korban meninggal dunia,” ujar Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Hermansyah saat dikonfirmasi.
Penemuan jasad korban berawal dari aktivitas tiga orang saksi, yakni Padil (18), Darwila (66), dan Rizki (19) yang sedang bekerja di lokasi pembakaran kayu tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
Saksi Padil mengaku mendengar suara teriakan seorang perempuan yang disusul suara benturan sepeda motor jatuh, sehingga ia langsung keluar dari lokasi pembakaran kayu untuk memeriksa. Saat tiba di lokasi, Padil melihat korban dalam keadaan tersungkur di atas aspal jalan sambil mengeluarkan darah dari arah mulut. Panik melihat kondisi tersebut, Padil langsung memberitahukan neneknya, Darwila.
Darwila yang mendatangi TKP memastikan korban berada dalam kondisi terlungkup di aspal dan mengeluarkan darah, sebelum akhirnya mengabarkan kejadian ini kepada penjaga malam, Rizki.
Tak lama berselang, petugas dari Polsek Kertapati Palembang, Piket Fungsi, Reskrim, SPKT, dan Tim Inafis Polrestabes Palembang langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Palembang.
Dugaan aksi tindak pidana curas ini semakin menguat setelah kepolisian mencocokkan keterangan pihak keluarga dengan kondisi di lokasi kejadian. Korban diketahui pergi mengendarai sepeda motor, namun kendaraan tersebut lenyap di lokasi.
“Berdasarkan dari keterangan keluarga saat di TKP, korban mengendari sepeda motor. Namun saat peristiwa itu terjadi, motor korban tidak ada TKP,” ungkapnya.
Hingga saat ini, Tim Reskrim Polsek Kertapati bersama Satreskrim Polrestabes Palembang masih terus melakukan penyisiran dan pengumpulan bukti petunjuk untuk memburu terduga pelaku.
Lebih lanjut, ia membeberkan jika luka berat di bagian kepala korban diduga akibat benturan keras saat tersungkur ke permukaan jalan.
“Terkait peristiwa ini kita masih melakukan penyelidikan mendalam untuk dilakukan pengembangan, jadi saat ini masih dilakukan penyelidikan. Korban sendiri mengalami luka di bagian kepala diduga akibat tersungkur di aspal,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALBareskrim Tetapkan Mantan Kabag Monitoring Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Ilegal
hendra·12 menit yang lalu -
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·37 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan