Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Soal Isu Politik Uang Muktamar, Pengurus NU Padangsidimpuan Mengelak

Pengurus NU Padangsidimpuan membantah terlibat isu politik uang Muktamar ke-35 NU setelah KPK terima Rp250 juta

Logo Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. (Foto: istimewa)
Logo Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Sejumlah pengurus Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Padangsidimpuan membantah dan mengelak saat dikaitkan dengan dugaan transaksi politik uang (money politics) pada Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur.

​Mustasyar PCNU Kota Padangsidimpuan, H. Sarmadan Hasibuan menegaskan, dirinya sama sekali tidak terlibat dan tidak mengetahui persoalan tersebut.

​"Tidak ikut, tidak tahu, dan tidak pernah diundang dalam kegiatan apapun terkait hal itu," ujar Sarmadan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (24/10/2026).

​Ia bahkan mengaku tidak lagi mengikuti perkembangan kepengurusannya di tubuh organisasi. 

"Saya pun tak tahu masih jadi pengurus atau tidak saat ini, gitulah kira-kira," tambahnya.

​Sementara itu, Ketua PCNU Kota Padangsidimpuan, H. Misbahuddin Nasution, belum memberikan respons saat dikonfirmasi berulang kali terkait dugaan transaksi politik uang pada Muktamar ke-35 NU tersebut.

​Sebelumnya, Juru Bicara , Budi Prasetyo mengungkapkan, isu dugaan politik uang dalam Muktamar ke-35 NU kembali mencuat setelah adanya pengembalian dana dari unsur pengurus daerah di Sumatra Utara.

​Hal ini menyusul langkah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nias, Provinsi Sumatra Utara, yang secara kooperatif menyerahkan uang senilai Rp250 juta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi () di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Uang tersebut diduga berkaitan dengan praktik politik uang menjelang muktamar.

​"Memang ada pengembalian dari salah satu ormas, ya, dan pengembalian uang tersebut juga telah dilakukan penyitaan oleh penyidik, salah satunya pengembalian uang senilai Rp250 juta," jelas Budi beberapa waktu lalu. 

(Tim/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait