Cegah Penimbunan, Polda Sumsel Bentuk Tim Terpadu Pengawasan BBM Bersubsidi
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan membentuk tim terpadu guna memperketat pengawasan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan membentuk tim terpadu guna memperketat pengawasan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Langkah ini diambil untuk mencegah praktik penimbunan dan kelangkaan energi di wilayah Sumsel, serta melibatkan unsur TNI, Pemprov Sumsel, Kejati, hingga Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.
Pembentukan tim lintas sektoral tersebut telah disepakati dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana di Ruang Vicon Gedung Presisi Polda Sumsel pada, Selasa (21/7/2026).
Melalui pengawasan terpadu, Polda Sumsel bersama seluruh pemangku kepentingan berupaya mencegah potensi penyimpangan, penimbunan, penyalahgunaan BBM bersubsidi, maupun praktik ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat.
Brigjen Pol Rony Samtana menyampaikan jika pengawasan terpadu ini merupakan komitmen kepolisian dalam mengawal program ketahanan energi nasional agar BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran.
"Kami memastikan pengawasan di lapangan berjalan optimal bersama seluruh pemangku kepentingan. Tidak boleh ada ruang bagi praktik penimbunan maupun penyelewengan yang merugikan masyarakat," ujar Rony dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (22/7/2026).
Ia mengatakan pengawasan distribusi energi menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pasokan BBM di wilayah Sumatera Selatan.
Ketersediaan energi yang terjamin akan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, sektor transportasi, distribusi logistik, dunia usaha, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah strategis untuk memastikan kebijakan pemerintah dapat berjalan secara optimal.
Selain membahas mekanisme pengawasan, forum koordinasi juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi antarinstansi dalam meningkatkan efektivitas pengawasan di lapangan.
“Diharapkan seluruh proses distribusi BBM dapat berlangsung secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa pengawasan ketat ini penting untuk menjaga stabilitas pasokan energi dan kelancaran ekonomi daerah.
"Sinergi ini kunci utama untuk menjaga kelancaran logistik dan iklim investasi. Kami akan mengawal ketat distribusi BBM agar situasi Kamtibmas tetap kondusif," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELKorupsi Irigasi, Mantan Anggota DPRD Muara Enim Divonis 4 Tahun
Herman Saleh Harahap·2 menit yang lalu -
NASIONALGREAT Institute: Prabowo Tegaskan Perubahan Dukungan terhadap Palestina dari Kuat Menjadi Semakin Kuat
Rozie Winata·8 menit yang lalu -
NASIONALLantik 14 Pejabat Kemenkeu, Suahasil Tekankan Optimasi Penerimaan
Herman Saleh Harahap·11 menit yang lalu -
PENDIDIKANTangkal Radikalisme, Densus 88 Dukung Pembatasan Gawai Kemenag
Herman Saleh Harahap·24 menit yang lalu -
KOTA MEDANZakiyuddin Harahap Minta Hima Lubis Dorong Aksi Sosial
Herman Saleh Harahap·36 menit yang lalu -
SEPAKBOLAPSMS Bantai Persiku 6-0, Kadispora Sumut Ngaku Takjub
Herman Saleh Harahap·45 menit yang lalu -
KRIMINALKomplotan Pencurian Invetaris Palembang Golf Club Diciduk, Dua Masih Buron
Herman Saleh Harahap·52 menit yang lalu -
POLITIKRUU Pemilu, Hensa Ingatkan Threshold Jangan Mengabaikan Suara Pemilih
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
POLITIKVideo Call Saat Rapat, Formappi Minta MKD Panggil Moreno Soeprapto
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan