Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tim Terpadu Amankan Alat Berat dan Barang Bukti di Lokasi PETI Kotanopan

Tim Terpadu mengamankan alat berat dan barang bukti saat menertibkan aktivitas PETI di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Tim Terpadu Pemprov Sumatera Utara, melakukan pengecekan alat berat di lokasi PETI Kotanopan, Kamis (2/7/2026).(foto: istimewa)
Tim Terpadu Pemprov Sumatera Utara, melakukan pengecekan alat berat di lokasi PETI Kotanopan, Kamis (2/7/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.coMADINA – Pemerintah Provinsi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (). Menindaklanjuti arahan tegas Gubernur Sumatera Utara serta merespons informasi yang beredar di media sosial mengenai masih berlangsungnya aktivitas PETI di Kecamatan , Kabupaten , melaksanakan operasi penertiban, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan penertiban dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan unsur Pemerintah Provinsi , Pemerintah Kabupaten , serta instansi terkait. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum, melindungi kelestarian lingkungan, serta memulihkan kawasan yang terdampak akibat aktivitas pertambangan ilegal.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Tim Terpadu masih menemukan aktivitas pertambangan emas tanpa izin yang menggunakan di sejumlah titik, PETI ini yang dimiliki oleh inisial PW. Terhadap setiap aktivitas PETI yang masih beroperasi, akan dilakukan tindakan pemberhentian langsung di lokasi sesuai dengan kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Aktivitas tersebut telah mengakibatkan yang cukup serius, di antaranya perubahan bentang alam dan morfologi sungai akibat pengerukan, kerusakan daerah aliran sungai (DAS) yang berpotensi meningkatkan risiko banjir dan longsor, hilangnya vegetasi di sekitar lokasi pertambangan, terbentuknya lubang-lubang bekas galian yang membahayakan keselamatan masyarakat, serta potensi pencemaran kualitas air sungai yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan," ungkap , Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Sumatera Utara, melalui pesan WhatsApp, Kamis (2/7/2026) malam.

Selain melakukan pemeriksaan di lokasi, juga melaksanakan identifikasi terhadap yang digunakan, pemeriksaan sarana pendukung operasional, serta pendataan terhadap berbagai aktivitas yang diduga melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pertambangan.

Dalam operasi tersebut, Tim Terpadu berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas , antara lain satu unit alat berat (excavator), aki (baterai) alat berat, serta berbagai peralatan pendukung operasional lainnya. Seluruh barang bukti telah diamankan sesuai prosedur dan selanjutnya akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan penertiban berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan operasi ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menindak tegas seluruh aktivitas pertambangan ilegal yang merusak lingkungan, mengancam keselamatan masyarakat, dan menimbulkan kerugian bagi negara.

Ke depan, Tim Terpadu merekomendasikan agar pengawasan di wilayah Kecamatan Kotanopan maupun daerah-daerah yang rawan aktivitas PETI terus diperkuat melalui patroli terpadu secara berkala, yang konsisten terhadap para pelaku, serta percepatan rehabilitasi lingkungan pada kawasan yang telah mengalami kerusakan. 

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan, apabila di kemudian hari masih ditemukan aktivitas PETI di wilayah Sumatera Utara, akan dilakukan tindakan pemberhentian langsung, disertai proses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak melakukan maupun mendukung aktivitas pertambangan tanpa izin, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan praktik PETI di wilayahnya," imbaunya. 

(Mra/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait