Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK Usai OTT, Uang Ratusan Juta Disita: 19 Orang Diamankan
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK usai terjaring OTT. KPK menyita uang ratusan juta rupiah dan mendalami dugaan suap proyek.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026) malam, setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Lalu Ahmad Zaini tiba sekitar pukul 21.59 WIB bersama enam orang lainnya yang diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Setibanya di kantor lembaga antirasuah, ia tampak mengenakan kemeja biru yang dipadukan dengan jaket krem, topi, serta masker yang menutupi sebagian wajahnya.
Selama berjalan menuju ruang pemeriksaan, Lalu Ahmad memilih menundukkan kepala dan tidak memberikan sepatah kata pun kepada awak media yang telah menunggu di lokasi. Ia langsung memasuki gedung didampingi penyidik KPK.
Sebelumnya, tim penindakan KPK menggelar operasi tangkap tangan di Kabupaten Lombok Barat dan mengamankan total 19 orang. Dari jumlah tersebut, tujuh orang, termasuk Lalu Ahmad Zaini, dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan OTT tersebut merupakan tindak lanjut dari penyelidikan tertutup yang telah dilakukan sebelumnya.
"Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim mengamankan sejumlah 19 orang, yang kemudian tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Budi dikutip, Selasa (21/7/2026).
Menurut Budi, penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi di wilayah Lombok Barat sejak pagi hari. Lalu Ahmad diamankan di rumah dinasnya, sementara pihak lainnya ditangkap di lokasi berbeda sebelum dibawa ke Markas Brimob Polda NTB untuk pemeriksaan awal.
Selain mengamankan sejumlah orang, penyidik juga menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah serta sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diusut.
"Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah dan juga beberapa dokumen terkait lainnya. Tentu ini juga masih akan terus didalami dalam pemeriksaan awal ini," kata Budi.
KPK menduga kasus tersebut berkaitan dengan praktik suap atau gratifikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Para pihak yang diamankan berasal dari berbagai unsur, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) hingga pihak swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan proyek tersebut.
Meski demikian, KPK belum mengungkap identitas seluruh pihak yang diamankan maupun konstruksi perkara secara rinci karena proses pemeriksaan masih berlangsung.
Sesuai ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.
Penangkapan Lalu Ahmad Zaini menambah daftar operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK sepanjang 2026. Hingga saat ini, OTT di Lombok Barat tercatat menjadi operasi ke-17 yang digelar lembaga antirasuah pada tahun ini.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS25,16 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Gratis Saldo Rp50 Ribu, Ini Syarat dan Jadwalnya
hendra·5 jam yang lalu -
-
-
HUKUM DAN KRIMINALKencan Pertama Berujung Apes, Mahasiswa di Tangerang Kehilangan Motor Usai Kenalan Wanita di Instagram
hendra·6 jam yang lalu -
NEWSPPMSU Siapkan Aksi ke Kafe Satuan.co Binjai, Oza Hasibuan Sebut Acara Halloween Tak Miliki Izin
hendra·7 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALKejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Nikel Sultra, Sita Uang Rp11,8 Miliar
hendra·8 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKetua DPD Terima Delegasi Tatarstan, Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia
Fadli Tara·8 jam yang lalu -
SUMSELDPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri
hendra·9 jam yang lalu -
NEWSBobby Nasution Diminta Hentikan Sementara Proyek Turap Sungai di Tapteng, Besi Berkarat Jadi Sorotan
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan