Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bupati Deli Serdang Resmikan 2 Jembatan Ikonik Berarsitektur Melayu di Hamparan Perak

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo meresmikan Jembatan Sei Bederak di Dusun Harjo Sari 18, Desa Klumpang Kebun dan Jembatan Parit Kolok di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kamis (12/2/2026). (Foto: Diskominfostan Deli Serdang)

Nusantaraterkini.co, DELISERDANG – Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo meresmikan dua jembatan baru di Kecamatan Hamparan Perak, Kamis (12/2/2026).

Kedua jembatan tersebut, yakni Jembatan Sei Bederak di Dusun Harjo Sari 18, Desa Klumpang Kebun dan Jembatan Parit Kolok di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak.

Baca Juga : Stasiun Bandar Khalipah Jadi Simpul Modern: Hubungkan KA Bandara hingga Bus Listrik

Asri Ludin menyatakan, pembangunan akses penghubung antardesa diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjadi ikon khas masing-masing wilayah.

Baca Juga : Dituduh Pungli di TikTok, Kabid Kesmas Dinkes Deli Serdang Laporkan Bidan Farida ke Polisi

"Kami berharap pembangunan, khususnya yang menghubungkan akses-akses antarwilayah, bisa semakin baik. Tidak hanya untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu ikon dari daerah itu sendiri," ujarnya dalam keterangan.

Kedua jembatan tersebut dibangun dengan sentuhan arsitektur bernuansa Melayu, mengingat identitas awal daerah tersebut lekat dengan budaya Melayu.

Baca Juga : Pemkab Deli Serdang Hentikan Sementara Pengutipan Retribusi Parkir di Pasar Bakaran Batu

"Kita ingin pembangunan itu juga membangun peradaban, menunjukkan identitas daerah, dan menjadi kebanggaan masyarakatnya. Karena memang identitas awal daerah ini adalah Melayu," tambahnya.

Baca Juga : Pengelolaan Sampah di Deli Serdang, Lubuk Pakam jadi Pilot Project Simpastatin

Perubahan signifikan terjadi di kedua jembatan. Terutama pada Jembatan Parit Kolok. Sebelum direhabilitasi, jembatan tersebut masih berupa pelat besi. 

"Seingat saya, jembatan lama kondisinya tidak begitu baik dan masih berupa plat besi. Kalau dilewati kendaraan bertonase berat tentu sangat riskan. Sekarang dengan jembatan yang sudah bagus, kita berharap hasil-hasil bumi dengan tonase lebih besar bisa melewati jalur ini dengan aman," jelasnya.

Dengan akses yang lebih baik, Pemkab Deli Serdang optimistis pergerakan distribusi hasil pertanian dan komoditas masyarakat akan semakin lancar. Hal ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi desa serta membuka peluang investasi yang lebih luas.

"Saya berharap jangan sampai terjadi vandalisme. Kalau sudah dibangun dengan uang rakyat, jangan dikotori dan jangan dirusak. Kita ingin apa yang sudah dibangun ini tetap indah dan bermanfaat hingga bertahun-tahun ke depan," tegasnya.

(zie/nusantaraterkini.co)