Nusantaraterkini.co, MEDAN - Calon gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Bobby Nasution, menyoroti kondisi jalan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).
Menurutnya, jalanan di sana banyak yang berlubang, sehingga bahkan binatang harus berhati-hati saat melintasinya.
"Saya lihat sepanjang jalan, jangankan mobil, ayam saja terbang. Ayam saja sudah pandai menghindarkan lubang di jalan," ujarnya berseloroh, saat mengunjungi Pondok Pesantren Alliful Ikhwan SAA Silangkitang, Labusel, dikutip dari Kompas.com, pada Selasa (22/10/2024).
Baca Juga : Anggota DPR Imas Kecam Aksi Premanisme terhadap Warga Garut: Jangan Balas Aspirasi dengan Intimidasi
Bobby mengungkapkan, karena jalanan rusak, jarak tempuh menuju pesantren menjadi lambat.
Rombongannya memerlukan waktu 50 menit untuk menempuh perjalanan dari Kecamatan Rantau Prapat ke lokasi pesantren di Kecamatan Silangkitang.
Menantu mantan Presiden Joko Widodo ini menambahkan dengan nada satire bahwa saat melintasi jalan rusak, dirinya merasa seolah dipijat.
Baca Juga : Pascabencana: Pasaman Barat Fokus Pemulihan Infrastruktur
"Kami di jalan tadi dari Rantau Prapat tiba di sini, enak bu jalannya. Tidur nyenyak juga tadi sempat, merasa ada yang pijitin dari kursi, jadi dianggap nikmat saja, dianggap enak," ungkapnya.
Bobby berharap, jika dia kembali berkunjung ke pesantren tersebut, kondisi jalan sudah mulus.
"Tapi mudah-mudahan nanti kalau berkunjung lagi di sini, kalau hadir lagi di pesantren kita ini, mudah-mudahan nyenyak betulan (orang yang lewat) jalannya. Tidurnya di mobil karena jalannya bagus. Doakan," harapnya.
Baca Juga : Gadis 14 Tahun Hamil dan Gantung Diri di Labusel, Abang Kandung dan Sepupu jadi Tersangka
Sindiran Bobby mengenai jalan rusak di Sumatera Utara bukan kali pertama terjadi. Saat pengundian nomor urut gubernur, dia juga menyampaikan hal serupa.
"Kalau kita jalan-jalan dari Aceh atau Sumatera Barat, kalau kita naik mobil dan disopirin, kalau tujuannya ke Sumut, tahu kita kapan sampainya, pas kepala kita kejedot di mobil," ujar Bobby dalam sambutannya di Hotel Grand Mercure Medan, pada Senin (23/9/2024).
"Artinya apa? Bagus jalan di Aceh, bagus jalan di Sumatera Barat. Begitu masuk Sumut, kejedot kepala kita, benjol kepala kita, karena infrastruktur di Sumut mungkin belum merata," tambahnya.
Baca Juga : Guru di Labuhanbatu Diduga Lecehkan 23 Murid Perempuan, Kasus Lama Kembali Terungkap
Terkait pernyataan tersebut, Edy Rahmayadi, petahana gubernur, memberikan tanggapan.
"Dalam masalah infrastruktur yang disebut oleh Bobby itu, jalan nasional yang disebut tadi perbatasan itu adalah jalan-jalan Jokowi yang belum terselesaikan," jelas Edy. (rsy/nusantaraterkini.co)
