Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pascabencana: Pasaman Barat Fokus Pemulihan Infrastruktur

Pascabencana banjir dan longsor, Pasaman Barat fokus pemulihan infrastruktur vital, perbaikan jembatan, jalan, irigasi, serta layanan publik terdampak

Kondisi proses evakuasi di lokasi terdampak bencana di Pasaman Barat, belum lama ini.(foto:BPBD Pasbar)
Kondisi proses evakuasi di lokasi terdampak bencana di Pasaman Barat, belum lama ini.(foto:BPBD Pasbar)
A A

Nusantaraterkini.co, - dan longsor yang terjadi akhir November lalu, upaya penanganan pascabencana di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) terus diintensifkan melalui koordinasi Pos Komando Bencana Alam Banjir .

Fokus utama saat ini tertuju pada vital yang mengalami kerusakan masif, termasuk perbaikan 14 unit jembatan dan 12 ruas jalan yang tersebar di berbagai titik untuk memulihkan aksesibilitas wilayah.

"Salah satu progres signifikan terlihat di Nagari Ranah Koto Tinggi, Kecamatan Koto Balingka, di mana satu unit jembatan yang sebelumnya rusak telah berhasil diperbaiki," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Afrizal, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga : Update Bencana Pasaman Barat: Akses Membaik, Empat Korban Masih Dicari 

Dikatakannya, pemerintah daerah juga memprioritaskan pemulihan sistem pengairan untuk menyelamatkan sektor ekonomi warga, mengingat terdapat 1.904 meter irigasi dan 15 bendungan yang mengalami kerusakan. Di Kecamatan Luhak Nan Duo, perbaikan difokuskan pada 20 meter irigasi dan 2 bendungan yang rusak, sementara di Kecamatan Kinali, petugas tengah menangani kerusakan pada 5 titik irigasi dan 4 bendungan guna mendukung kembali produktivitas 52 hektare lahan pertanian terdampak di wilayah tersebut.

Selain itu, pembersihan material longsor menjadi agenda krusial pascabencana, seperti yang dilakukan pada akses jalan di Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, yang sempat tertutup total akibat pohon tumbang.

​Dukungan terhadap warga terdampak juga terus dilakukan melalui pengelolaan yang kini masih menampung 198 jiwa dari berbagai kecamatan. "Saat ini kami fokus pada pendistribusian logistik, seiring dengan perpanjangan tanggap darurat hingga 29 Desember," sebut Afrizal.

Untuk sektor fasilitas umum, tambahnya, langkah rehabilitasi mulai direncanakan untuk 11 bangunan sekolah, 3 fasilitas kesehatan, dan 30 tempat ibadah yang mengalami kerusakan agar layanan publik dapat kembali berjalan normal.

Baca Juga : Wakil Gubernur Sumbar Kunjungi Korban Bencana Pasaman Barat: Jangan Ada yang Ditinggalkan 

"Pos Komando tetap melakukan pemantauan ketat terhadap proses pemulihan di lapangan, terutama di wilayah dengan tingkat kerusakan pemukiman yang tinggi seperti di Nagari Batahan Barat yang mencatat 11 unit rumah rusak berat serta di Nagari Talu yang mengalami serangkaian musibah longsor sejak akhir November lalu," pungkasnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru