nusantaraterkini.co, MALUKU – Upaya pencarian terhadap KM Maluku Prima Makmur 03 mulai menunjukkan titik terang. Tim Basarnas Ambon akhirnya menemukan bangkai kapal nelayan tersebut setelah hilang kontak dan terbakar di perairan Kepulauan Banda, Maluku Tengah, pada Jumat (21/11/2025) sore.
Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Tulehu untuk melaut itu sebelumnya membawa 11 Anak Buah Kapal (ABK). Namun hingga kini seluruh ABK masih dinyatakan hilang.
Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, mengungkapkan bangkai kapal ditemukan mengapung dalam kondisi hangus dan hanya menyisakan puing serta kepulan asap.
Baca Juga : Gunung Merapi Luncurkan 2 Awan Panas Guguran Sejauh 1.000 Meter, Status Level 3 Siaga
“Pada pukul 14.17 WIT, KN SAR 242 Bharata menemukan KM Maluku Prima Makmur 03 dalam kondisi terbakar di koordinat 4°1'44.76"S–129°5'43.26"E, sekitar 36,87 mil laut ke arah timur laut dari lokasi kejadian awal,” ujarnya.
Sesampainya di titik temuan, Tim SAR langsung melakukan penyisiran di sekeliling kapal, namun belum menemukan jejak 11 ABK yang hilang.
Sekitar pukul 16.22 WIT, KN SAR Bharata kemudian berkomunikasi dengan kapal KM Raja Manta yang sedang melintas pada rute Banda–Ambon. Informasi kecelakaan disampaikan sebagai langkah antisipasi jika kapal tersebut melihat tanda-tanda keberadaan korban di sepanjang pelayaran.
Baca Juga : Tim SAR Evakuasi Jenazah Pendaki Senior Lilie Wijayanti dari Puncak Carstenz
Basarnas Ambon juga menggandeng unsur TNI AL—KRI Balongan dan KRI Kerapu—yang tengah berpatroli di kawasan Laut Banda untuk memperluas jangkauan pencarian.
Operasi SAR kembali dilanjutkan hari ini, Minggu (23/11/2025), dengan fokus utama menemukan 11 ABK yang masih hilang.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Kapolrestabes Sebut Perilaku Tersangka Penyerangan Warung di Medan Sangat Barbar
