Apresiasi Keseriusan Prabowo Tertibkan Beras Oplosan, Komisi IV: Pelaku Harus Ditindak Tegas
Langkah tersebut sebagai bukti nyata komitmen Presiden dalam membersihkan rantai distribusi pangan dari praktik mafia
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR Hindun Anisah mengapresiasi keseriusan Presiden Prabowo Subianto dalam menertibkan praktik peredaran beras oplosan yang meresahkan masyarakat.
Ia menyebut langkah tersebut sebagai bukti nyata komitmen Presiden dalam membersihkan rantai distribusi pangan dari praktik mafia yang merugikan petani dan konsumen.
“Langkah Presiden Prabowo yang tegas dalam menghadapi kasus beras oplosan menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap ketahanan pangan nasional dan perlindungan konsumen. Ini harus didukung sepenuhnya,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Baca Juga : Pemerintah Mau Hapus Kategori Beras Premium dan Medium Gegara Marak Kasus Oplosan
Menurut Hindun, praktik pengoplosan beras tidak hanya merugikan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap sistem distribusi pangan nasional. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan tegas terhadap para pelaku kejahatan pangan ini.
“Siapapun yang terlibat dalam praktik beras oplosan harus ditindak tegas tanpa pandang bulu. Jangan beri ruang bagi mafia pangan yang merusak kesejahteraan petani dan merugikan rakyat kecil,” tegasnya.
Politisi Jawa Tengah itu juga mendorong Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Bulog untuk memperkuat pengawasan distribusi beras di seluruh wilayah Indonesia agar kasus serupa tidak terus terulang.
Baca Juga : Satgas Pangan Polri Rilis Lima Merek Beras Oplosan, Berikut Daftarnya
“Kita butuh sistem distribusi pangan yang transparan dan akuntabel. Jangan sampai ulah segelintir oknum merusak upaya pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan,” pungkasnya.
Sebelumya, Presiden Prabowo memanggil mendadak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/7/2025). Pertemuan itu membahas pelanggaran standar mutu beras medium dan premium.
Presiden Prabowo memberikan arahan agar penegak hukum mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran serta memastikan bahwa proses penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan.
Seperti diberitakan, Mentan Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa sebanyak 212 merek beras premium dan medium yang beredar di pasaran terbukti tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Penegakan hukum akan dilakukan terhadap pihak-pihak yang menjual beras oplosan, khususnya pada kategori beras medium dan premium.
(cw1/Nusantarterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSKejagung Periksa 2 Pegawai Kementerian ESDM dalam Kasus Dugaan Ekspor Ilegal 390 Ton LTJ
hendra·3 menit yang lalu -
NEWSPetugas Potong Pohon Terjatuh di Lapangan Merdeka Binjai, Tangan Patah dan Kepala Luka
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Pencurian Sparepart Mobil di PN Medan, Saksi Beberkan Kronologi Penangkapan
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIPemkab Pasbar Dukung Penguatan Kampung Bebas Narkoba di Nagari Ophir
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANTerciduk Ngopi Saat Jam Dinas, Dua ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
NEWSPanglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto dan Jenderal Soedirman
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
EKONOMIDugaan Tying LPG, PT Hibarnas Jaya Ajukan Perubahan Perilaku ke KPPU
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
PENDIDIKANPertukaran Pelajar, Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
VIRALViral, Pria Diduga Kepala SPPG di Tebingtinggi Kepergok Istri Sah Dugem Bareng Selingkuhan Berujung Pelaporan
Rozie Winata·11 jam yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Desak Evaluasi Sistem Keselamatan Pelayaran
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan