Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rakornas 2026: Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Persatuan Birokrasi dari Pusat hingga Desa

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Prabowo menyampaikan taklimat yang menggema di hadapan ribuan pejabat daerah di Sentul International Convention Center, Senin (2/2/2026).(foto:rmol)

Nusantaraterkini.coSENTUL-Dalam sebuah taklimat yang menggema di hadapan ribuan pejabat daerah di Sentul International Convention Center, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan visi besarnya mengenai koordinasi satu pintu untuk tahun anggaran 2026. Didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kepala Negara menyoroti bahwa efisiensi nasional hanya bisa dicapai jika garis komando antara kementerian dan pemerintah daerah tidak mengalami hambatan birokrasi

Presiden secara khusus menekankan bahwa momentum Rakornas ini adalah ajang penyatuan frekuensi bagi para pengambil keputusan di seluruh penjuru tanah air.

Baca Juga : Prabowo di Rakornas 2026: Indonesia Harus Waspada Hadapi Gejolak Dunia dan Perang Dunia III

Prabowo mengawali pidatonya dengan apresiasi tinggi kepada Kementerian Dalam Negeri yang berhasil mengonsolidasi hampir seluruh elemen pemerintahan dalam satu ruang. Beliau memandang kehadiran ribuan kepala daerah sebagai representasi dari wajah utuh Republik Indonesia. 

Baca Juga : Rakornas 2026 Jadi Kunci Akselerasi Program Strategis Prabowo

"Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Menteri Dalam Negeri yang menyelenggarakan acara yang penting," ucap Presiden sebagai pembuka pidatonya. 

Beliau menambahkan bahwa kedekatan antara pembuat kebijakan dan pelaksana di lapangan adalah kunci sukses pembangunan. "Hari ini bagi saya adalah suatu kesempatan yang baik bahwa saya bisa bertatap muka dengan hampir bisa dikatakan 99 persen pemerintah Republik Indonesia dari tingkat terbesar sampai tingkat paling dekat," imbuhnya.

Baca Juga : Prabowo-Gibran Hadiri Rakornas Tim Kampanye

​Senada dengan visi tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa seluruh mesin pemerintahan di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota telah berada dalam posisi siap tempur untuk mengeksekusi program-program strategis nasional. Meskipun pelaksanaan Rakornas ini sempat tertunda dari jadwal awal Januari, Tito menjamin hal tersebut tidak mengurangi kesiapan teknis daerah dalam menyambut instruksi Presiden. 

Baca Juga : Rosan Roeslani: Rakornas TKN Prabowo-Gibran Berikutnya Secara Virtual

"Kita semua, seluruh jajaran pemerintahan provinsi, kabupaten, kota, dan pemerintah siap untuk mendukung program Bapak Presiden, untuk melompat, memajukan Indonesia," tegas Tito dalam laporannya di hadapan para Menteri Koordinator dan pimpinan lembaga tinggi negara.

​Pertemuan ini menjadi sangat krusial mengingat tahun 2026 diproyeksikan sebagai tahun akselerasi ekonomi melalui hilirisasi dan ketahanan pangan. Presiden meminta para kepala daerah untuk tidak lagi bekerja secara terisolasi, melainkan harus saling terintegrasi dengan kebijakan makro pusat. 

Baca Juga : DPR Tegaskan PJJ di Wilayah Banjir: Pendidikan Tidak Boleh Terhenti dalam Kondisi Apa Pun

Dilansir RMOL, melalui Rakornas ini, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap anggaran yang diturunkan ke daerah dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat tanpa ada distorsi di tengah jalan. Penutupan pidato Presiden menekankan kembali bahwa kesolidan adalah harga mati bagi kemajuan bangsa di era tantangan global yang semakin kompleks.

(Emn/Nusantaraterkini.co)