Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Angin Kencang Landa Danau Toba, Ribuan Ikan Keramba Kembali Mati

Editor:  Rozie Winata
Reporter: JAS
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kondisi ikan-ikan budidaya keramba yang mati di Danau Toba, tepatnya di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Minggu (20/07/25). (Foto: dok Ist)

Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Ribuan ikan keramba di Danau Toba dikabarkan kembali mati, Minggu (20/7/2025).

Peristiwa tersebut diduga terjadi karena angin kencang pagi tadi di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Ikan-ikan yang mati tersebut, didominasi oleh jenis ikan nila. Namun ada laporan, ikan mas juga disebutkan banyak yang mati.

BACA JUGA: Ribuan Ikan di Danau Toba Mati Diduga Kekurangan Oksigen karena Kemarau Panjang

Salah satu pemancing, Daniel Ginting, mengungkapkan ketika ia hendak ingin memancing melihat ribuan ikan keramba mati.

"Tadi pas mau mancing, saya melihat ribuan ikan budidaya keramba banyak mati di Danau Toba tepatnya yang berdekatan dengan tempat pemancingan di Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir," ucapnya.

Daniel berpendapat, bahwa penyebab kematian ikan-ikan keramba disebabkan angin kencang yang melanda di air Danau Toba.

BACA JUGA: Kemarau Panjang, Ratusan Ikan Keramba Milik Warga Samosir Mati

"Kematian ikan-ikan budidaya keramba tadi dibilang pemilik keramba disebabkan karena angin kencang, sehingga oksigen berkurang dan ikan-ikan terombang ambing lalu lemas dan mati," tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa ikan-ikan yang mati dibersihkan oleh pemilik keramba agar mencegah terjadinya pencemaraan air Danau Toba.

"Pemilik keramba pastinya membersihkan ikan-ikan yang telah mati, agar mencegah terjadinya pencemaraan air Danau Toba," tutupnya.

(Jas/nusantaraterkini.co)