Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Peneliti USU Ambil Sampel Air Danau Toba yang keruh untuk Diteliti

Belerang yang toksin ketika naik ke permukaan menyebar menyebabkan ikan mati karena kandungan oksigen sudah sangat rendah

Peneliti dari USU mengambil air Danau Toba yang keruh untuk dilakukan penelitian, Sabtu (27/7/2025). (Foto:Jas/Nusantaraterkini.co)
Peneliti dari USU mengambil air Danau Toba yang keruh untuk dilakukan penelitian, Sabtu (27/7/2025). (Foto:Jas/Nusantaraterkini.co)
A A

, SAMOSIR - Fenomena alam yang menyebabkan keruhnya membawa keresahan bagi masyarakat. Fenomena ini juga dimungkinkan menjadi penyebab kematian ikan-ikan di danau tersebut. 

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah mengambil langkah kerjasama dengan akademisi dari Universitas Sumatera Utara () melakukan pengambilan sampel air untuk diteliti. 

Lembaga USU bersama tim melakukan pengambilan sampel air di kawasan Water Front Pangururan, dam termasuk nantinya di kawasan perairan Sibea-bea.

Baca Juga: Ikan di Danau Toba Mati di Perairan Bebas 

Melihat kondisi saat ini, dari Ahli Limnologi Prof Ternala Alexander Barus menjelaskan, penyebab kekeruhan kemungkinan dikarenakan adanya perputaran air akibat angin kencang yang menyebabkan air di dasar beserta endapannya naik ke permukaan.

Baca Juga: Danau Toba Curhat: Kok Airku Jadi Keruh? Pemerintah, Ayo Dong Bertindak!

"Di dasar sudah terjadi pembusukan yang bisa menghasilkan amoniak, H2S," katanya Sabtu (27/07/25).

"Belerang yang toksin ketika naik ke permukaan menyebar menyebabkan karena kandungan oksigen sudah sangat rendah di bawah 2 mg/ liter dan sebaiknya di atas 4. Tapi kami akan melakukan kajian untuk memastikan hal ini," jelasnya.

Sampel air yang sudah diambil dari beberapa titik ini selanjutnya akan dibawa ke laboratorium USU untuk di analisis selanjutnya.

(Jas/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait