Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sumut Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Sore Ini ​

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Prediksi cuaca BMKG, Minggu (28/12/2025).(foto:BMKG)

Nusantaraterkini.co, MEDAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sumatera Utara pada hari ini, Minggu (28/12/2025). Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang.

​Berdasarkan data terbaru yang dirilis pukul 13.00 WIB, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan akan berlangsung setidaknya hingga pukul 16.30 WIB.

Wilayah Terdampak Utama

​Sejumlah titik awal yang diprediksi mengalami cuaca ekstrem meliputi:

Perairan: Danau Toba.
​Kabupaten: Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Dairi, Toba, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, dan Samosir.

Kota: Padangsidimpuan.

Baca Juga : Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai  Sejumlah Wilayah di Sumut

Perluasan Wilayah

​BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi ini dapat meluas ke hampir seluruh wilayah Sumatera Utara, termasuk area perkotaan padat penduduk:
​Kota Medan: Mencakup wilayah Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Tembung, Medan Polonia, dan Medan Selayang.
​Kota Binjai: Binjai Kota, Binjai Timur, dan Binjai Selatan.
​Kota Pematangsiantar: Seluruh kecamatan.
​Kota Tebing Tinggi dan Kota Gunungsitoli.
​Wilayah kabupaten lain seperti Mandailing Natal, Nias, Labuhanbatu Utara, hingga Serdang Bedagai juga masuk dalam daftar pantauan perluasan cuaca ekstrem sore ini.

Imbauan Keselamatan

Pihak berwenang meminta warga yang berada di wilayah tersebut untuk tetap waspada, terutama bagi pengendara guna mengantisipasi jarak pandang yang berkurang serta potensi pohon tumbang akibat angin kencang.

Baca Juga : Gempa Tektonik Magnitudo 4.4 Guncang Aceh Jaya, Ini Penjelasan BMKG 

Warga di daerah aliran sungai dan perbukitan juga diminta siaga terhadap risiko banjir luapan dan tanah longsor.

(Emn/Nusantaraterkini.co)