Analis Pasar: Gonjang-ganjing PPN 12% Hantui Pergerakan Kurs Rupiah Pekan Depan
Pergerakan kurs rupiah di pasar spot ditutup melemah sepanjang pekan ini. Dalam sepekan, rupiah spot turun 1,31% ke Rp 16.222 per dolar Amerika Serika
Nusantaraterkini.co. Jakarta - Pergerakan kurs rupiah di pasar spot ditutup melemah sepanjang pekan ini. Dalam sepekan, rupiah spot turun 1,31% ke Rp 16.222 per dolar Amerika Serikat (AS).
Sedangkan kurs rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) turun 1,77% ke Rp 16.270 per dolar AS.
BACA: Kurs Rupiah Spot Turun 1,31% ke Level Rp16.222 Per Dolar AS Dalam Sepekan N
Menanggapi hal tersebut, Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab pelemahan rupiah.
Pertama, meski the Fed baru saja menurunkan suku bunga 25bps, tetapi prospek pemangkasan suku bunga di 2025-2026 turun.
Kedua, kondisi geopolitik di Eropa lantaran adanya keterlibatan pihak ketiga, yakni Eropa dan Amerika. Apalagi pasca tewasnya jenderal bintang satu Rusia di Rusia sehingga memunculkan wacana perang ketiga.
"Selanjutnya, kondisi ekonomi global, seperti di China yang masih melambat yang tergambar dari data penjualan rumah yang turun," terangnya.
Dari internal, adanya gonjang-ganjing PPN 12%. Menurut Ibrahim, walaupun pemerintah memberikan insentif, tetapi masih terlalu mini.
Senior Economist KB Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana menambahkan bahwa pelemahan rupiah pekan ini juga akibat capital flight yang terjadi.
"Capital flight cukup besar karena risiko ketidakpastian," sebutnya.
Untuk pekan depan, rupiah diperkirakan masih akan tertekan. Fikri menyebut, pekan depan sudah memasuki pekan terakhir sehingga pasar akan berhati-hati, setidaknya sampai Trump menjabat.
Ditambah, ada pernyataan bahwa Trump akan memulangkan imigran gelap dari Meksiko yang semakin meningkatkan volatilitas.
Fikri memproyeksikan rupiah akan bergerak di rentang Rp 16.000 - Rp 16.300 per dolar AS selama pekan depan. Sementara pada Senin (23/12) rupiah diperkirakan di kisaran Rp 16.200 - Rp 16.350.
Sementara Ibrahim memproyeksikan rupiah di Rp 16.350 - Rp 16.450 per dolar AS pada pekan depan. Sementara di awal pekan rupiah di kisaran Rp 16.210 - Rp 16.270 per dolar AS.(kontan)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELHerman Deru Kaji Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumsel
Herman Saleh Harahap·14 menit yang lalu -
NASIONALKetua DPD Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional
Herman Saleh Harahap·21 menit yang lalu -
POLITIKSyarat Pendidikan Gibran Digugat, Hensa Sebut Jawaban KPU Kunci MK
Herman Saleh Harahap·26 menit yang lalu -
SUMSELHerman Deru Resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Palembang
Herman Saleh Harahap·35 menit yang lalu -
SUMSELBayi 11 Hari di Ogan Ilir Nyaris Tewas Disayat Ibu Kandung
Herman Saleh Harahap·56 menit yang lalu -
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·10 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·10 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan