Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Akademisi Ragukan Anies Baswedan Maju Pilkada Jakarta Melalui PDIP

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Idil Akbar. (foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonsia Perjuangan (PDIP) membuka pintu lebar-lebar bagi Anies Baswedan jika ingin maju di Pilkada Jakarta melalui partai tersebut.

Menanggapi hal itu, akademisi dan pengamat Politik Universitas Padjajaran (Unpad) Idil Akbar meragukan jika Anies mau maju di Pilkada Jakarta melalui PDIP.

Baca Juga : Anies Baswedan Masih Berpeluang Kembali Nyapres di 2029

Pasalnya, PDIP punya tradisi setiap orang atau tokoh mau maju dari parpol berlambang Banteng Moncong Putih ini harus setidaknya masuk terlebih dahulu menjadi kader partai.

Baca Juga : Viral Tak Mampu Bayar SPP, Murid SD di Medan Duduk di Lantai, Begini Respon Anies Baswedan

"Setau saya mekanisme di PDIP itu siapa mau maju dari sana harus menjadi kader dan itu masih berlaku sampai saat ini. Nah, pertanyaanya apakah Anies mau mengikuti mekanisme itu seperti yang sudah dialami oleh Ahok ketika maju di Pilkada dan menjadi kadernya Megawati," katanya kepada Nusantaraterkini.co, Selasa (21/5/2024).

Namun demikian, Idil melihat peluang Anies jika mau maju dari PDIP sangat terbuka lebar. Apalagi dalam berbagai kesempatan PDIP mencermati peluang Anies apabila ingin maju bisa menjadi pembeda.

Baca Juga : Komisi III DPR Kritik Sistem Asesmen Polri: Soroti Kesejahteraan dan Stagnasi Karier Personel

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya masih mencermati nama-nama tokoh yang diusulkan untuk diusung sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta pada Pilkada serentak 2024.

Baca Juga : Kritik Dibalas Teror, PDIP Soroti Runtuhnya Nilai Peradaban Politik Nasional

Hasto mengatakan hal itu menanggapi pertanyaan terkait peluang PDI Perjuangan memasangkan dua mantan gubernur DKI Jakarta yakni Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai calon gubernur - wakil gubernur DKI Jakarta.

Hasto tak memungkiri Ahok dan Anies adalah tokoh yang diusulkan kepada PDI Perjuangan untuk diusung sebagai kepala daerah di Jakarta. Menurut dia, mereka merupakan sosok yang mencerminkan karakter Indonesia.

Baca Juga : Kejenuhan Dinilai jadi Pemicu Angka Golput di Pilkada Serentak 2024 Tinggi

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah DPD PDIP DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, menyebut PDIP tidak membatasi Ahok ataupun Anies untuk mendaftar, terutama sebelum Rakernas PDIP yang digelar pada akhir Mei mendatang.

Baca Juga : Gerindra Hormati Hasil Rekapitulasi KPU Jakarta

Namun, sejauh ini, baik Ahok maupun Anies keduanya belum mendaftarkan diri sebagai calon gubernur ke DPC atau DPD PDI Perjuangan.

Terkait keputusan siapa yang akan pasti dicalonkan pada Pilgub DKI, kata Gilbert, akan disampaikan setelah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP PDIP di akhir Mei 2024.

(cw1/nusantaraterkini.co)