Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

500 Kios Pasar Taman Puring Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
500 Kios Pasar Taman Puring Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ludes terbakar, Senin (28/7/2025) sekitar pukul 18.02 WIB.

Dari informasi yang dihimpun Nusantaraterkini.co, sekitar 500 kios pedagang ludes terbakar.

Baca Juga : Bobby Nasution Ungkap Upaya yang Sudah Dikerjakan Anak Buahnya Mengendalikan Karhutla di Sumut

Video kebakaran tersebut viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @jakartaselatan24jam.

Dalam video yang diunggah, terlihat api membara dari lokasi kejadian.

"BREAKING! Terjadi kebakaran di Tampur sore menjelang malam ini, Senin (28/7/2025)," demikian keterangan dalam unggahan itu.

Terkait peristiwa tersebut, pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyebut setidaknya 500 kios di Pasar Taman Puring hangus terbakar.

"Kemungkinan ini semuanya terbakar, semua unit kurang lebih 500 itu terbakar semuanya, karena api masih di tengah, bagian tengah juga masih menyala belum bisa dipadamkan oleh petugas," kata Nicolas.

Dari hasil pendalaman sementara, kata Nicolas, api diduga berasal dari salah satu kios atau toko yang sudah tutup. Diketahui, jam operasional Pasar Taman Puring mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

"Api itu sudah mulai terlihat oleh salah satu pemilik toko, keluar asap terlihat dari salah satu toko yang sudah tutup di tengah. Kita belum bisa pastikan itu toko jualan pakaian atau celana ataupun sepatu atau elektronik," tutur dia.

Disampaikan Nicolas, saat ini petugas pemadam kebakaran masih fokus untuk memadamkan api di lokasi. Setelah dinyatakan padam, lanjut dia, pihaknya bakal melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

Baca Juga : Warga Bahu-membahu Padamkan Kobaran Api yang Lahap 3 Rumah Padangsidimpuan

"Untuk memastikan korban kita harus olah TKP, sedangkan saat ini kita berusaha memadamkan api dan membuat status aman dari TKP itu sendiri," ucap dia.

"Penyebab kebakaran ini yang bisa menjelaskan ahli, kami akan, langkah pertama yang kita harus lakukan sebagai aparat TNI, Polri, pemadam, bagaimana kita bisa memadamkan api," imbuhnya.

(mft/Nusantaraterkini.co)