nusantaraterkini.co, MEDAN - Dua orang WNI tewas dan satu lagi mengalami patah kaki setelah crane atau truk derek yang mereka naiki terguling.
Peristiwa itu terjadi di Apartemen Fasa 4C Precinct 8 Putrajaya, Malaysia, Kamis (5/12/2024).
Polisi Putrajaya dalam siaran pers yang diunggah di Facebook mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika 3 WNI menaiki crane itu di ketinggian lantai 7 apartemen. Tiba-tiba saja crane terguling dan mereka terjatuh.
Baca Juga : Bangladesh Rusuh, Seorang WNI tewas
Polisi segera ke lokasi. Di sana sudah ada tim Damkar dan Penyelamatan Putrajaya untuk mengevakuasi korban.
“Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi, satu korban meninggal di RS Putrajaya, sedangkan satu korban mengalami patah kaki dan dirawat di RS Putrajaya,” jelas mereka.
Selain polisi, hadir di TKP perwakilan dari korporasi Putrajaya dan perwakilan karyawan dari perusahaan truk crane.
Baca Juga : ISWAMI Minta Media Sajikan Narasi Akurat Terkait Penyelesaian Sempadan Malaysia-Indonesia
Sedangkan kantor berita Bernama melaporkan, kecelakaan itu terjadi ketika ketiga WNI tersebut sedang mengecat apartemen tersebut.
Insiden tersebut terjadi pada pukul 09.20 pagi ketika derek yang digunakan ketiga pria tersebut terguling, menyebabkan mereka jatuh dari lantai tujuh.
Kepala Polisi Putrajaya ACP Aidi Sham Mohamed mengidentifikasi korban tewas sebagai Sukawan Wilkhan, 54 tahun, dan Danianto Yusak, 53 tahun, sementara rekan mereka, Yasin, 56 tahun, mengalami luka parah.
Baca Juga : Erdogan dan Anwar Ibrahim Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan Turkiye-Malaysia
“Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh dongkrak hidrolik derek yang tenggelam ke dalam tanah, yang menyebabkan derek kehilangan keseimbangan dan terguling,” kata Aidi dikutip kumparan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
