Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

ISWAMI Minta Media Sajikan Narasi Akurat Terkait Penyelesaian Sempadan Malaysia-Indonesia ​

ISWAMI minta media Indonesia–Malaysia sajikan narasi akurat dan beretika soal penyelesaian sempadan darat Sabah–Kaltara.

Logo ISWAMI.(foto:istimewa)
Logo ISWAMI.(foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, KUALA LUMPUR – Ikatan Setiakawan Wartawan - () meminta di kedua negara untuk memberikan narasi yang tepat dan beretika dalam melaporkan isu penyelesaian sempadan darat bagi sektor - (KALTARA). Hal ini bertujuan untuk menjaga keharmonisan serta menghindari spekulasi negatif di tengah masyarakat.

​Presiden ISWAMI Malaysia, Datuk Ahmad Zaini Kamaruzzaman, menegaskan bahwa perundingan mengenai penandaan dan pengukuran di kawasan (OBP) tersebut telah dilaksanakan secara damai. Menurutnya, proses ini tidak didasarkan pada prinsip ganti rugi atau keuntungan sepihak, melainkan melalui yang matang.

​

" berharap memberikan laporan yang tepat, benar dan berpegang kepada prinsip dan etika kewartawanan dan tidak memberikan naratif yang boleh mengeruhkan hubungan baik kedua-dua negara," ujar Ahmad Zaini dalam keterangan resminya.

​Pernyataan ini sekaligus merespons klarifikasi dari Kementerian Sumber Asli dan Kelestarian Alam (NRES) yang membantah laporan media pada 22 Januari 2026. Laporan tersebut sebelumnya mengeklaim bahwa memberikan 5.207 hektar tanah kepada sebagai kompensasi bagi tiga kampung di kawasan Nunukan. NRES menegaskan bahwa informasi mengenai pemberian tanah sebagai pampasan tersebut adalah tidak tepat.

​Penyelesaian teknis sempadan darat ini sendiri merupakan buah dari proses panjang selama lebih dari 45 tahun yang difinalisasi melalui Perjanjian Persefahaman (MoU) pada 19 Februari 2025. Langkah percepatan ini sebelumnya telah disepakati oleh pemimpin kedua negara dalam kunjungan kenegaraan mantan Presiden Joko Widodo ke Malaysia pada Juni 2023 silam.

​

Ahmad Zaini menambahkan bahwa keterlibatan wakil Kerajaan Negeri dalam delegasi Malaysia menunjukkan transparansi dalam proses tersebut. Ia juga mendorong agar pemerintah kedua negara memberikan taklimat khusus kepada media agar informasi yang sampai kepada rakyat lebih jelas dan akurat.

​"ISWAMI yakin pimpinan kedua-dua negara telah mengambil pendekatan berlandaskan semangat muhibah dan setiakawan," pungkas Ahmad Zaini.

(Akb/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait