Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

18 Orang Tewas dan 108 Lainnya Terluka dalam Serangan Terbaru AS terhadap Iran

Serangan terbaru AS ke Iran tewaskan 18 orang. Teheran kecam keras dan bersiap pertahankan kedaulatan.

Foto yang diambil pada 4 April 2026 ini menampilkan sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel di Universitas Shahid Beheshti di Teheran, Iran. (Foto: Xinhua/Shadati)
Foto yang diambil pada 4 April 2026 ini menampilkan sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel di Universitas Shahid Beheshti di Teheran, Iran. (Foto: Xinhua/Shadati)
A A

Nusantaraterkini.co,TEHERAN - Menteri Kesehatan (Menkes) Mohammad-Reza Zafarghandi pada Rabu (2/9/2026) mengatakan, 18 orang tewas dan 108 lainnya luka-luka dalam sejumlah serangan yang dilancarkan (AS) terhadap negara tersebut semalam, demikian menurut pernyataan yang dipublikasikan di situs web kantor presiden Iran.

Dalam sebuah pernyataan terpisah, Kementerian Luar Negeri mengecam keras aksi agresi terbaru AS terhadap negara tersebut, sekaligus tekanan tekad Iran untuk secara tegas mempertahankan independensi, kedaulatan nasional, dan integritas teritorialnya.

Kementerian tersebut mengatakan pemerintah AS pada Selasa (1/9/2026) malam waktu setempat mengembalikan pelanggaran terhadap kedaulatan nasional dan integritas wilayah Iran serta menyerang sejumlah tempat layanan sipil dan infrastruktur, yang menyerang dan melukai sejumlah warga Iran serta merusak properti publik dan pribadi.

Sebelumnya pada hari Rabu, Komando Pusat () AS melalui platform media sosial X mengatakan pasukannya telah berhasil menyelesaikan gelombang serangan terhadap target-target militer Iran, dengan alasan upaya serangan baru-baru ini oleh Korps Garda Revolusi Islam terhadap pelayaran komersial di dan terhadap personel militer AS.

Iran membalas dengan menyerang pangkalan dan aset AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, daerah semiotonom Kurdistan di Irak, serta Uni Emirat Arab.

(*/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru