Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

102 Warga Bogor Mengungsi Akibat Gempa Bumi Magnitudo 4,6 Sukabumi

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Warga mengungsi akibat gempa bumi Sukabumi. (Foto: istimewa)

102 Warga Bogor Mengungsi Akibat Gempa Bumi Magnitudo 4,6 Sukabumi

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sebanyak 102 warga Kabupaten Bogor yang terdampak gempa Magnitudo (M)4,6 yang berpusat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (14/12/2024), memilih mengungsi ke tempat lebih aman.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 4.4 Guncang Aceh Besar dan Banda Aceh Pagi Ini

Antara lain mengungsi ke tenda yang disediakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor di Desa Purasari dan Desa Purwabakti serta ke rumah kerabat lainnya.

Baca Juga : Wilayah Kabupaten Bener Meriah dan Sekitar Diguncang Gempa Bumi Beruntun, Terkuat Magnitudo 4.6

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan pada Jumat (15/12/2024) pukul 10.25 WIB, tercatat 285 KK/956 jiwa warga Kabupaten Bogor terdampak gempa.

"Kaji cepat sementara menyebutkan, terdapat kerusakan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bogor dengan rincian 2 unit rumah rusak berat, 32 unit rumah rusak sedang, 237 unit rumah rusak ringan dan 6 unit mushola alami kerusakan," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis diterima, Sabtu (16/12/2023).

Baca Juga : Polres Sukabumi Gerak Cepat Usut Kasus Gadis Sukabumi Diduga Dijadikan Budak Seks di China

Selain itu, jelasnya, gempa juga menyebabkan 256 KK/829 jiwa warga Kabupaten Sukabumi turut terdampak.

Baca Juga : Viral Patung Penyu Rp15,6 Miliar Rusak: Anggaran Besar Terbuat dari Kardus

"Kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum juga dilaporkan terjadi di wilayah itu, seperti 3 unit rumah alami rusak berat, 30 unit rumah rusak sedang, 151 unit rumah rusak ringan, 2 fasilitas umum dan terdapat jalan yang alami retak sebanyak 2 titik," jelasnya.

Muhari menambahkan, sejauh ini BPBD dan tim gabungan di dua lokasi terdampak masih terus melakukan penanganan bencana, seperti mendirikan tenda pengungsi, memberikan sembako, memberikan material bangunan dan mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

(zie/nusantaraterkini.co)