Wilayah Kabupaten Bener Meriah dan Sekitar Diguncang Gempa Bumi Beruntun, Terkuat Magnitudo 4.6
Gempa tektonik beruntun guncang Bener Meriah Aceh malam ini. Magnitudo terkuat 4.6 terasa hingga Aceh Tengah
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kabupaten Bener Meriah dan sekitarnya di Provinsi Aceh diguncang oleh gempa bumi tektonik beruntun, Selasa (30/12/2025) malam ini.
BMKG mencatat, sedikitnya ada 6 kali gempa bumi yang terjadi dengan kekuatan bervariasi, dengan yang terkuat magnitudo 4.6.
Adapun gempa bumi pertama terjadi pada pukul 20.29 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2.5 di Kabupaten Bener Meriah. Selanjutnya pada pukul 20.43 WIB di Kabupaten Bener Meriah dengan Magnitudo 4.6, lalu pukul 20.54 WIB di Kabupaten Bener Meriah dengan Magnitudo 2.9.
Baca Juga : Aktivitas Sesar Besar Sumatera, Gempa Magnitudo 3.9 Guncang Gayo Lues
Berikutnya gempa bumi kembali terjadi pada pukul 21.01 WIB di Kabupaten Bener Meriah dengan Magnitudo 3.9. Pada pukul 21.16 WIB di Kabupaten Gayo Lues dengan Magnitudo 2.7 dan pukul 21.25 WIB di Takengon Aceh Tengah dengan Magnitudo 2.4.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah I, Hendro Nugroho menyampaikan, episenter gempa bumi terkuat, yakni Magnitudo 4.6 terletak pada koordinat 4.72° LU dan 96.78° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 7 km Barat Kabupaten Bener Meriah pada kedalaman 10 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif," ungkapnya.
Baca Juga : Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Gayo Lues Aceh, Getaran Terasa hingga Langsa
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di daerah Aceh Tengah dan Bener Meriah dengan skala intensitas IV MMI (dirasakan orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi)
Kemudian daerah Bireun, Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Timur dengan skala intensitas III MMI (dirasakan nyata dalam rumah seakan-akan ada truk berlalu).
Selanjutnya daerah Bireun, Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Timur dengan skala intensitas II MMI (dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," jelasnya.
Meski begitu, Hendro Nugroho mengimbau masyarakat agar tetap tenang, terutama tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
(zie/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·8 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·9 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan