WALHI Sumut: Perusahaan Aktor Utama Penyebab Krisis Ekologis di Tapanuli
WALHI Sumut sebut perusahaan sebagai aktor utama krisis ekologis Tapanuli akibat kerusakan hutan dan izin bermasalah.
Nusantaraterkini.co,MEDAN-Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Utara menyebut perusahaan sebagai pihak yang menjadi aktor utama di balik krisis ekologis di Tapanuli. Organisasi non-pemerintah itu menilai rangkaian banjir bandang, longsor, serta meluapnya sungai di sedikitnya delapan kabupaten/kota sejak 25 November bukan sekadar fenomena alam.
“Kerusakan hutan di kawasan hulu Tapanuli berada di titik kritis,” kata Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Rianda Purba, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/11/2025).
Baca Juga : Update Korban Banjir dan Longsor Sumut: 147 Meninggal, 174 Hilang dan 28.427 Orang Mengungsi
Dalam catatan WALHI Sumut, konsesi perusahaan perkebunan dan pertambangan berada pada wilayah tangkapan air yang seharusnya menjadi kawasan lindung. Pembukaan hutan skala besar menyebabkan tanah kehilangan kemampuan menyerap air, sehingga hujan ekstrem dengan cepat berubah menjadi aliran deras ke permukiman.
Sejumlah desa yang sebelumnya jarang terdampak banjir tahun ini justru terendam hingga satu meter. Puluhan titik longsor dilaporkan terjadi di Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Humbang Hasundutan. Banyak jalan penghubung antar kecamatan terputus, membuat bantuan logistik sulit mencapai warga.
Baca Juga : Update Bencana Pasaman Barat: Jalan Provinsi Masih Lumpuh Total, Sejumlah Akses Bisa Dilalui
“Setiap tahun bencana ekologis terjadi berulang dengan pola yang sama. Tapi tak pernah ada evaluasi menyeluruh terhadap izin-izin bermasalah," katanya.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS25,16 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Gratis Saldo Rp50 Ribu, Ini Syarat dan Jadwalnya
hendra·3 jam yang lalu -
-
-
HUKUM DAN KRIMINALKencan Pertama Berujung Apes, Mahasiswa di Tangerang Kehilangan Motor Usai Kenalan Wanita di Instagram
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSPPMSU Siapkan Aksi ke Kafe Satuan.co Binjai, Oza Hasibuan Sebut Acara Halloween Tak Miliki Izin
hendra·4 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALKejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Nikel Sultra, Sita Uang Rp11,8 Miliar
hendra·6 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKetua DPD Terima Delegasi Tatarstan, Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia
Fadli Tara·6 jam yang lalu -
SUMSELDPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri
hendra·6 jam yang lalu -
NEWSBobby Nasution Diminta Hentikan Sementara Proyek Turap Sungai di Tapteng, Besi Berkarat Jadi Sorotan
hendra·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan