Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Wacana Dasco Cawapres Dinilai Pengalihan Isu Penyadapan Presiden

Hendri Satrio menilai isu Dasco menjadi cawapres diduga sebagai pengalihan perhatian publik dari kasus penyadapan Presiden Prabowo.

Bagikan:
Analis komunikasi politik sekaligus pendiri KedaiKOPI, Hendri Satiro menilai isu Dasco menjadi cawapres sebagai upaya pengalihan perhatian publik, Jumat (6/11/2026). (foto: istimewa)
Analis komunikasi politik sekaligus pendiri KedaiKOPI, Hendri Satiro menilai isu Dasco menjadi cawapres sebagai upaya pengalihan perhatian publik, Jumat (6/11/2026). (foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA โ€“ Analis komunikasi politik (Hensa) menilai penyebaran isu Wakil Ketua DPR RI bakal menjadi calon wakil presiden (cawapres) merupakan upaya pengalihan perhatian publik yang tidak masuk akal. Menurutnya, pihak yang menyebarkan isu tersebut seolah menganggap masyarakat Indonesia mudah dikelabui.

Hensa menilai isu pencalonan Dasco sebagai cawapres tidak memiliki relevansi untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto, yang dinilainya jauh lebih serius dan menyangkut keamanan negara.

โ€œPenyebar isu tersebut menganggap orang Indonesia mudah dibohongi. Ya kali isu penyadapan ilegal terhadap presiden itu ditutupi dengan mengeluarkan isu Sufmi Dasco mau jadi Wakil Presiden. Enggak nyambung,โ€ ujar Hensa, Jumat (6/11/2026).

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu mengatakan masyarakat saat ini semakin kritis dalam menyikapi berbagai informasi. Publik dinilai mampu membedakan persoalan yang memiliki substansi penting dengan isu yang sengaja digulirkan untuk membentuk opini.

โ€œItu dua hal yang berbeda dan masyarakat Indonesia tidak gampang dibohongi. Publik sekarang bisa membedakan mana isu yang substansial, mana isu gorengan,โ€ katanya.

Hensa juga menilai Sufmi Dasco Ahmad justru menjadi pihak yang dirugikan karena namanya dicatut dalam isu tersebut. Ia mengapresiasi langkah Dasco yang memilih mengungkap dugaan upaya itu kepada publik.

โ€œPak Dasco ini namanya dipakai untuk membelokkan perhatian yang sebenarnya penting. Untungnya dia sendiri yang membuka ke publik bahwa ada upaya . Itu langkah komunikasi yang tepat,โ€ ucapnya.

Menurut Hensa, cara-cara menggiring opini publik dengan menyebarkan isu yang tidak berkaitan sudah tidak relevan lagi. Ia mengingatkan pihak-pihak yang berada di balik penyebaran informasi tersebut agar tidak meremehkan daya kritis masyarakat.

โ€œKalau menurut saya harusnya jangan begitu ya. Kalau mau bikin isu, yang cerdas dikit lah,โ€ sindirnya.

Lebih lanjut, Hensa melihat dukungan masyarakat terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas dugaan penyadapan ilegal cukup besar. Karena itu, ia meminta agar perhatian publik tidak dialihkan dari persoalan tersebut.

โ€œSekarang masyarakat Indonesia terlihat banyak yang mendukung Pak Prabowo menuntaskan penyadapan ilegal. Dan penyadapan ini kan salah satu isu keamanan negara yang serius, harusnya jangan digeser isunya,โ€ ujarnya.

Ia menegaskan, dugaan penyadapan ilegal terhadap kepala negara bukan persoalan biasa karena berkaitan langsung dengan kedaulatan dan keamanan negara. Oleh sebab itu, aparat penegak hukum perlu mengusut persoalan tersebut secara menyeluruh hingga diketahui siapa pelaku maupun pihak yang berada di baliknya.

โ€œPenyadapan ilegal terhadap presiden itu bukan perkara kecil. Itu menyangkut kedaulatan. Fokus publik harus tetap di situ sampai jelas siapa pelakunya dan siapa yang menyuruh,โ€ tegas Hensa.

Hensa kembali mengingatkan masyarakat Indonesia tidak mudah digiring oleh isu yang sengaja dimunculkan untuk mengaburkan persoalan utama. Menurutnya, strategi pengalihan isu semacam itu justru berpotensi merugikan pihak yang menyebarkannya.

Pernyataan Hensa tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas cuitan Dasco melalui akun X pribadinya, @bang_dasco, pada Rabu (4/11/2026) malam.

Dalam unggahannya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra tersebut menyinggung adanya dugaan upaya pengalihan isu dari persoalan penyadapan ilegal menuju kabar dirinya akan menjadi cawapres.

โ€œAda upaya pengalihan isu dari hot isu penyadapan ilegal menjadi Dasco akan jadi cawapres,โ€ tulis Dasco.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru