Nusantaraterkini.co – Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Dept Collector diteriaki rampok.
Dept Collector tersebut diteriaki rampok oleh pemilik pick up yang hendak ditarik paksa di Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia pada Rabu (10/7/2024) lalu.
Baca Juga : Musda Golkar Sumut Ricuh, Bawa Kayu hingga Petasan
Dalam video yang terlihat pada unggahan Instagram @medanviralinfo, tampak pihak Dept Collector hendak menarik paksa mobil pick up tersebut.
Baca Juga : Lagi, Geng Motor Meresahkan Serang Warga, Korban Alami Patah Tulang
Tak hanya itu, pihak Dept Collector juga menjelaskan mengapa mereka menarik paksa mobil itu.
Namun saat hendak menarik pick up tersebut, pihak Dept Collector malah diteriaki maling oleh pemilik mobil tersebut.
Baca Juga : HUT ke-18 Partai Gerindra, Sekjen Sugiono Serukan Konsolidasi dan Aksi Nyata
Bahkan saat itu, lokasi penarikan pick up itu seketika ramai dengan warga sekitar lantaran teriakan pemilik mobil.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem Global Kian Menggila, DPR Soroti Lemahnya Pengelolaan SDA dan Mitigasi Bencana
Terlihat dalam video itu, istri pemilik mobil sempat adu cekcok dengan pihak Debt Collector.
Pada keterangan unggahan itu dijelaskan, ternyata mobil jenis pick up tersebut sudah nunggak cicilan selama 11 bulan lamanya.
Oleh sebab itu, pihak Debt Collector tersebut diberikan kuasa untuk mengamankan unit tersebut.
Saat pihak Debt Collector menemukan unit tersebut di Jalan Kapten Muslim, mereka mengambil langkah persuasif dengan menunjukkan surat tugas kepada pemakai unit untuk mengonfirmasi dan mempertanyakan status kendaraan.
Diketahui bahwa mobil tersebut telah menunggak selama 11 bulan dan tidak lagi atas nama pemakai saat ini.
Namun saat pihak Debt Collector berusaha menyelesaikan masalah tunggakan tersebut, istri pemakai unit meneriaki mereka dengan tuduhan pencurian dan perampokan.
Cekcok mulut antara pemakai mobil dan pihak Debt Collector itu sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar, yang akhirnya memicu kericuhan.
Tak lama kemudian, pihak kepolisian dari Polsek Medan Helvetia menggiring pemakai mobil dan tim Debt Collector ke kantor untuk menyelesaikan permasalahan.
Namun, saat proses persuasif berlangsung, pemakai unit tidak kooperatif dan kabur dari Polsek dengan membawa mobil tersebut.
Sebelumnya, pihak leasing sudah beberapa kali mendatangi rumah pemilik mobil untuk menagih cicilan, namun pemilik rumah selalu tidak berada di tempat.
Video yang memperlihatkan cekcok antara pemilik mobil dan Debt Collector itu kini viral di media sosial dan menuai ragam komentar dari warganet.
“Ada hukum yang mengatur, kalau merasa itu sudah melanggar hukum ya laporkan saja,” tulis @sumut.update.
“Oala ternyata nunggak dan beli mobil bodong, buat malu,” tulis @hantibalti.
“Yang hutang lebih ngeri ku tengok,” tulis @laskarhitam32.
(mft/Nusantaraterkini.co)
