Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

VIDEO Lapas Pangururan Tandatangani Komitmen Bersama Pemberantasan Barang Terlarang

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Juita Sinuhaji
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkin.co, SAMOSIRJajaran dan seluruh pegawai lembaga kemasyarakatan (Lapas) kelas lll Pangururan, mengikuti komitmen bersama dalam memberantas barang terlarang secara virtual zoom di Aula Lapas Pangururan, Kabupaten Samosir, Senin (20/10/2025).

Kegiatan ini dilakukan secara serentak seluruh lapas dan rutan yang ada di Indonesia, pertemuan virtual dipimpin Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen).

Baca Juga : Lapas Pangururan Tandatangi Komitmen Bersama Dalam Pembrantasan Barang Terlarang

Dalam amanatnya, Dirjen menegaskan bahwa seluruh pegawai lapas harus bersinergi dan komitmen dalam mencegah penyebaran barang terlarang seperti narkotika, pemakaian handphone maupun barang terlarang di dalam lapas.

Seusai mendengarkan amanat dari Dirjen, para jajaran Lapas Pangururan menandatangani komitmen bersama dalam memberantas peredaran barang terlarang.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pangururan, Jeremia Leonta Sinuraya, mengatakan bahwa hari ini jajaran dan karyawan telah mengikuti zoom dan penanda tanganan komitmen memberantas peredaran barang terlarang.

"Sesuai perintah dari Pimpinan Direktur Jendral Pemasyarakatan (Dirjen) bahwa hari telah dilakukan komitmen bersama, penanda tanganan bebas pengedaran narkotika, handphone maupun barang terlarang bahkan penipuan yang dilakukan warga binaan di seluruh lapas dan rutan di Indonesia,"ujarnya.

Baca Juga : Usai Diperbaiki,Akses Penghubung Simanindo-Pangururan Kembali Bisa Digunakan

Ia menduga penanda tangan komitmen bersama dilatarbelangangi atas kejadian akhir-akhir ini viral di Indonesia.

"Hal tersebut di latar belakangi diduga karena kejadian-kejadian yang viral di Indonesia, tapi ini akan menjadi komitmen Dirjen bahwa seluruh pemasyarakatan harus bersih-bersih ziro halinar, maupun ziro penipuan yang dilakukan warga binaan seluruh indonesia," jelasnya.

Jeremia juga menambahkan bahwa pihak nya terus melakukan razia didalam lapas, dalam mencegah penyebaran barang terlarang didalam lapas melalui keamanan dan ketertiban (Kamtib).

"Dilapas Pangururan kita harapkan tidak pernah terjadi peredaran narkotika didalam, hanphone maupun penipuan yang dilakukan warga binaan, bahkan Kamtib yang dikomandoi Sastika Mytra Tarigan secara rutin melakukan razia di Lapas Pangururan,"tambahnya.

Baca Juga : Bobby Nasution Melepas Bendera Start TOTK Kategori 100k di Tuktuk Siadong Samosir

Pihak lapas Pangururan telah memperisapkan langkah-langkah kedepan yang harus dilakukan dalam memberatas pengedaran barang terlarang.

"Kedepan kita akan melakukan langkah-langkah dan terus bergandengan tangan dengan stak holder lapas kelas lll Pangururan, bersinergi dalam memerangi peredaran di dalam lapas, mulai dari pintu utama akan diperiksa dan SDM para karyawan akan ditingkatkan, Barang siapa dapat menggagalkan penyedaran barang terlarang maka akan mendapatkan reward atau promosi jabatan," tangkasnya.

 

Ia juga mengutarakan minimnya SDM menjadi hambatan dalam menjalankan komitmen di Lapas Pangururan.

"Hambatan kami yakni kurangnya SDM di lapas kelas lll Pangururan, karyawan sekitar 30 sehingga kekurangan tenaga maupun SDM terlebih bagian pengamanan maupun bagian seksi-seksi. Dengannya ada CPNS kami yakin akan menambahkan kekuatan meskipun masih tergolong," tuturnya.

Jeremia sebagai Kalapas Pangururan berharap agar seluruh jajaran dan staff dapat menjalankan komitmen tersebut dan lapas Pangururan tetap bersinar.

Baca Juga : Festival Solu Bolon Samosir 2025 Dimenangkan oleh Puraka Medan

"Harapan kedepan agar lapas kelas lll Pangururan tetap bersinar, tidak ada gangguan-gangguan dan seluruh program-program dapat berjalan dengan baik, sehingga warga binaan mendapatkan hak-hak nya maupun kegiatannya lainya. Dengan tidak adanya gangguan keamanan akan tercipta keharmonisan dan kebersamaan terhadap seluruh warga binaan," tutupnya.

Penanda tangan komitmen memberantas barang terlarang di Lapas Pangururan dan seluruh indonesia, sebagai bukti nyata menciptakan suasana kondusif, damai dan berorientasi pada pelayanan pemasyarakatan.

(Jas/Nusantaraterkini.co)