Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Usai Datangi Pomdam I/BB, Anak Korban Minta PM Gerak Cepat

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Ari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anak korban Eva Pasaribu usai mendatangi kantor Pomdam I/BB. (Ari/NusantaraTerkini.co)

NusantaraTerkini.co, MEDAN - Eva Pasaribu anak dari Rico Sempurna meminta agar Polisi Militer bergerak cepat mengusut keterlibatan oknum TNI dalam kasus pembakaran maut yang merenggut 4 korban jiwa di Kabanjahe, Karo.

Hal ini disampaikannya usai mendatangi Kantor Pomdam I/BB di Jalan Sena Medan, didampingi KKJ Sumut dan LBH Medan, Kamis (18/7/2024) sore. 

"Kepada Pomdam I/BB agar bergerak cepat mengusut kasus yang menimpa keluarga saya ini agar oknum TNI yang saya yakini terlibat dalam kasus penganiayaan ini diperiksa dan bila dia bersalah, beri hukuman yang setimpal dengan perbuatannya," kata Eva Pasaribu.

Baca Juga : Debi Kembali Pimpin PWI Balikpapan Periode 2026–2029

Lebih lanjut anak korban meminta agar pelaku pembakaran yang secara sadis membakar 4 orang hingga tewas dijatuhi hukuman mati.

"Lebih jelasnya ke hukuman mati, karena empat korban yang terjadi dalam kasus ini yaitu berupa dua anak yang tidak tahu apa-apa, istrinya dan bapak saya," tukasnya.

Baca Juga : Sebanyak 46 Wartawan Peserta UKW PWI Dinyatakan Kompeten

Diketahui, kebakaran melanda rumah milik seorang wartawan di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Kamis (27/6/2024) dinihari. 

Kebakaran ini merenggut 4 orang korban meninggal dunia. Keempat korban masing-masing bernama Sempurna Pasaribu (47), istrinya Efrida Boru Ginting (48), anaknya, Sudi Inveseti Pasaribu (12) dan cucunya Lowi Situngkir (3). 

Di balik kebakaran maut ini, muncul isu janggal karena korban almarhum Sempurna Pasaribu menyoroti dugaan perjudian di Kabanjahe yang diduga melibatkan oknum aparat. 

Baca Juga : PPP Medan Tolak Muswil Sumut di Balige, Abdul Rani Sebut Abal-abal dan Inkonstitusional

Polda Sumut yang menyelidiki kasus ini kemudian menangkap 3 orang tersangka, namun dalang pembakaran dan motifnya masih belum terungkap.

(Cw5/NusantaraTerkini.co)