Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Uni Eropa Kecam Kenaikan Tarif Baja AS dan Siapkan Tindakan Balasan

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sejumlah bendera Uni Eropa (UE) di kantor pusat Komisi Eropa di Brussel, Belgia pada 23 Mei 2025. (Foto: Xinhua/Zhao Dingzhe)

Nusantaraterkini.co, BRUSSEL - Komisi Eropa (European Commission/EC) pada Sabtu (31/5/2025) secara tegas mengkritik keputusan Amerika Serikat (AS) yang akan menaikkan tarif impor baja dari 25 persen menjadi 50 persen, seraya memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat memicu tindakan balasan cepat dari Eropa.

"Kami sangat menyesalkan pengumuman kenaikan tarif tersebut," ungkap juru bicara (jubir) EC dalam pernyataan tertulis yang disampaikan melalui surat elektronik (surel), menyatakan bahwa keputusan itu "menambah lebih lanjut terhadap perekonomian global dan meningkatkan biaya bagi para konsumen dan pelaku usaha di kedua sisi Atlantik."

Presiden AS Donald Trump pada Jumat (30/5/2025) mengumumkan bahwa dirinya berencana akan menerapkan tarif ganda terhadap impor baja dan aluminium menjadi 50 persen. Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, Trump menyebutkan bahwa tarif baru tersebut akan mulai berlaku pada 4 Juni.

Baca Juga: Dubes China: Tarif AS Berisiko Kembalikan Dunia ke "Hukum Rimba"

EC mengatakan bahwa tindakan AS tersebut merusak upaya yang sedang berlangsung untuk mencapai kesepakatan melalui negosiasi. Pada bulan April lalu, Uni Eropa (UE) mengetik balasannya guna memberi ruang untuk berdialog. Namun, kini UE memberikan sinyal kesiapan untuk merespons.

"UE siap menerapkan tindakan balasan, termasuk sebagai respons terhadap kenaikan tarif terbaru dari AS," kata jubir itu, seraya menambahkan bahwa Komisi Eropa sedang menyelesaikan konsultasi terkait langkah-langkah tambahan. Baik langkah-langkah UE yang sudah ada maupun langkah tambahan akan berlaku pada 14 Juli, atau lebih awal, "jika keadaan mengharuskannya."

Baca Juga: Redam Dampak Tarif AS, Jepang Luncurkan Kebijakan Ekonomi Darurat

Pemerintah Trump memberlakukan tarif sebesar 25 persen secara menyeluruh terhadap semua impor baja dan aluminium pada 12 Maret, yang menuai kecaman keras dari industri otomotif AS. Kanada merespons kebijakan tersebut dengan melakukan tindakan balasan secara langsung, sementara UE juga sempat mengumumkan tarif balasan tetapi pada akhirnya dibatalkan.

“Komisi Eropa dengan jelas telah menyatakan kesiapannya untuk bertindak demi kepentingan UE, termasuk melindungi para pekerja, konsumen, dan industri kita,” sebut jubir EC.

(Zie/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua