Gedung UMKM Square USU Belum Kunjung Beroperasi, Aktivitas Pekerja Proyek Tak Terlihat
Gedung Kolaborasi UMKM Square USU yang belum beroperasi tersebut tertutup seng berwarna merah di bagian depan
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Meski telah rampung dikerjakan, Gedung Kolaborasi UMKM Square USU, di Jalan Dr. Mansyur, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, hingga kini belum juga kunjung beroperasi.
Pantauan Nusantaraterkini.co di lokasi, Selasa (3/2/2026) sore, tampak Gedung Kolaborasi UMKM Square USU yang belum beroperasi tersebut tertutup seng berwarna merah di bagian depan.
Sementara, untuk aktivitas pekerja yang sebelumnya melakukan pengerjaan pembangunan juga tidak lagi terlihat. Hanya saja, di lokasi gedung tampak dijaga oleh seorang pria yang menggunakan seragam security.
Saat Nusantaraterkini.co berusaha untuk mengambil video terkait aktivitas di sekitar lokasi Gedung Kolaborasi UMKM Square USU ini, pria yang diduga merupakan security tersebut pun berusaha menghalau dan melarang awak media melakukan peliputan.
"Abang dari mana, gak bisa ambil video disini. Harus ada izin dulu, gak bisa sembarangan main asal ambil video aja," ujar pria yang menggunakan pakaian security tersebut.
Saroh, salah seorang pedagang kaki lima di pinggiran jalan Dr Mansyur mengatakan, jika pada tahun 2025 lalu, ia dan beberapa pedagang lainnya sempat didatangi pihak Kecamatan Medan Baru dan ditawari untuk berjualan di Gedung Kolaborasi UMKM Square USU.
"Tahun lalu sempat ditawari dan kami disuruh ke Kantor Camat untuk mendaftar. Namun belum diberi tahu berapa uang sewa di sana," ujarnya, Selasa (3/2/2026) sore.
Lebih lanjut, Saroh dan beberapa pedagang lainnya pun menyebutkan jika bersedia direlokasi ke Gedung UMKM Square USU asalkan dengan biaya sewa yang murah.
"Kalau kami sih bersedia, tapi liat lah dulu berapa uang sewanya. Kalau misalnya mahal ya kami gak mau, karena kan besar juga nanti bebannya," ungkapnya.
Sementara itu, Gedung Kolaborasi UMKM Square USU sendiri, merupakan salah satu proyek multiyers di masa Bobby Afif Nasution menjabat sebagai Walikota Medan.
Proyek tersebut dibangun menggunakan Anggaran APBD Medan 2023-2024 dengan nilai kontrak senilai Rp97,65 miliar dan di menangkan oleh PT Karya Bangun Mandiri Persada.
Dalam masa pembangunannya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut, pada Agustus 2025 lalu menemukan adanya dugaan korupsi yang terjadi atas proyek tersebut, dengan kerugian negara mencapai Rp1 miliar lebih.
Temuan BPK ini, berdasarkan adanya dugaan mark-up sejumlah material-material bangunan dan juga pada saat proses tender dilakukan.
Tidak hanya itu saja, dalan proses pembangunannya, Gedung Kolaborasi UMKM Square USU ini telah tujuh kali mengalami adendum.
Di mana, jangka waktu pelaksanaa pembangunan selama 450 hari terhitung sejak 16 Mei 2023 hingga 7 Agustus 2024.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALGerebek Warnet di Medan Sunggal, 14 Pengunjung Diamankan karena Positif Sabu
Rozie Winata·Beberapa detik yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDPO Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap Satgas Damai Cartenz di Puncak Jaya
Rozie Winata·37 menit yang lalu -
SUMATERA TERKINITak Berhenti, Bupati Al-Farlaky Kembali Lobi Wamensos RI Perjuangkan Pencairan Jadup
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALJenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo Korban Heli Mi-17V5 Berhasil Dievakuasi dan Disemayamkan di Kampung Halaman
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Resmi Lepas Personel BKO Brimob Usai Tangani Karhutla
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANHabib Syarief Dukung Kembalinya Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTertangkap Basah Ngintip Tetangga Ganti Baju, Pria di Sukarami Palembang Diamankan Warga
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALMotor Karyawan Sate Taichan Raib Digondol Maling saat Bekerja
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELUdara Membaik, Pemko Palembang Kembali Gelar CFD Mulai Besok
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan