Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

TNI-Polri Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu Jaringan Internasional di Labuhanbatu, Satu Tersangka Diringkus

TNI-Polri menggagalkan penyelundupan 4 kg sabu jaringan internasional di Labuhanbatu. Kurir asal Madura ditangkap saat membawa sabu dari Malaysia.

Tersangka dan barang bukti sabu 4 kg saat diamankan tim gabungan Unit Intel Kodim 0209/Labuhanbatu bersama Satresnarkoba Polres Labuhanbatu, Sabtu (5/9/2026). (Foto: istimewa).
Tersangka dan barang bukti sabu 4 kg saat diamankan tim gabungan Unit Intel Kodim 0209/Labuhanbatu bersama Satresnarkoba Polres Labuhanbatu, Sabtu (5/9/2026). (Foto: istimewa).
A A

Nusantaraterkini.co, – Tim gabungan Unit Intel /Labuhanbatu bersama Satresnarkoba berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan 4 kilogram sabu jaringan internasional.

Penindakan dilakukan terhadap seorang pria berinisial MR (26), warga Sampang, Madura, Jawa Timur, di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di depan GOR Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten , Sabtu (5/9/2026).

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait seorang pria yang diduga membawa paket besar narkotika menggunakan bus penumpang dari arah Medan.

Tersangka dan barang bukti sabu 4 kg saat diamankan tim gabungan Unit Intel Kodim 0209/Labuhanbatu bersama Satresnarkoba Polres Labuhanbatu, Sabtu (5/9/2026). (Foto: istimewa).

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti Pasi Intel Kodim 0209/Labuhanbatu Kapten Inf Aswin. Laporan tersebut diteruskan kepada Dandim 0209/Labuhanbatu untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Kapolres Labuhanbatu.

Dari hasil koordinasi, Satresnarkoba bersama Unit Intel /Labuhanbatu membentuk tim gabungan untuk melakukan pencegatan terhadap bus yang ditumpangi MR.

Petugas kemudian menghentikan bus di lokasi yang telah ditentukan. Dalam pemeriksaan yang dilakukan secara terukur, petugas mengamankan MR beserta barang bawaannya.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebuah tas punggung berwarna hijau. Di dalam tas tersebut terdapat empat bungkus plastik berukuran besar yang diduga berisi sabu dengan berat keseluruhan sekitar 4 kilogram.

Tersangka dan barang bukti sabu 4 kg saat diamankan tim gabungan Unit Intel Kodim 0209/Labuhanbatu bersama Satresnarkoba Polres Labuhanbatu, Sabtu (5/9/2026). (Foto: istimewa).

Berdasarkan pemeriksaan awal, MR mengaku mendapatkan narkotika tersebut dari Malaysia melalui jalur laut. Sabu itu kemudian dibawa menuju untuk diserahkan kepada pihak lain.

Setelah diamankan, MR berikut barang bukti berupa sekitar 4 kilogram sabu, uang tunai, telepon seluler, dan kartu identitas diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Labuhanbatu untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.

Petugas juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan narkotika tersebut.

Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P. mengapresiasi kesigapan personel gabungan dalam menggagalkan peredaran narkotika tersebut.

Menurutnya, keberhasilan itu menunjukkan kuatnya koordinasi antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah serta mencegah peredaran narkotika.

Tersangka dan barang bukti sabu 4 kg saat diamankan tim gabungan Unit Intel Kodim 0209/Labuhanbatu bersama Satresnarkoba Polres Labuhanbatu, Sabtu (5/9/2026). (Foto: istimewa).

“Kami tentunya bersama Kapolres Labuhanbatu tidak memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkotika di wilayah hukum Kodim 0209/LB. Keberhasilan menggagalkan masuknya 4 kilogram sabu jaringan internasional ini adalah bukti nyata sinergi tanpa batas antara TNI dan Polri demi melindungi masa depan generasi muda dan menjaga kondusivitas masyarakat Labuhanbatu,” tegas Hanung.

Ia menambahkan, narkotika tersebut diduga berasal dari Malaysia dan akan dibawa ke .

“Narkoba itu dibawa dari Malaysia hendak diantar ke wilayah Lampung. Ini penyelundupan narkotika jaringan internasional,” ujar Hanung melalui Pasi Intel Kodim 0209/Labuhanbatu Kapten Inf Aswin.

"Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa informasi masyarakat dan koordinasi antaraparat memiliki peran penting dalam memutus jalur peredaran narkotika, khususnya jaringan lintas negara," tutupnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru