Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

TKN: Elemen Masyarakat Pilih Prabowo-Gibran Karena Program yang Realistis

Fritz menjelaskan program yang ditawarkan Prabowo-Gibran merupakan langkah konkret mengatasi persoalan masyarakat

Wakil Komandan TKN Alpha Fritz Edward Siregar (tengah). (Foto: Ilham Al Banjari)
Wakil Komandan TKN Alpha Fritz Edward Siregar (tengah). (Foto: Ilham Al Banjari)
A A

TKN: Pilih Karena Program yang Realistis

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Alpha Prabowo-Gibran mengungkapkan bahwa alasan berbagai elemen masyarakat memilih pasangan capres-cawapres nomor urut 2 ini karena menawarkan program yang realistis.

Artinya, kata dia, program ini bukan hanya sekadar janji.

"Perlu kita sampaikan kenapa bapak ibu memilih bapak Prabowo dan mas Gibran? Apakah karena makan gratisnya? Apakah karena susu gratisnya? Apakah karena pendidikannya? Apakah karena program hilirisasi? kita memberikan janji yang realitas kepada warga negara Indonesia bukan yang muluk-muluk janji," katanya saat memberi sambutan di acara deklarasi relawan Sobat Prabowo-Gibran (Sobat NU), di kediaman Prabowo Subianto, Kartanegara, Jakarta Selatan, Kamis (8/2/2024).

Fritz menjelaskan program yang ditawarkan merupakan langkah konkret mengatasi persoalan masyarakat. Mantan anggota Bawaslu RI ini menilai karena hal ini kemudian program kerja Prabowo-Gibran mampu mengambil hati masyarakat. 

"Kena kepada hati kita sendiri, kepada persoalan kita sendiri," ujarnya.

Dia menilai karena hal itu berbagai elemen masyarakat terus memberikan kepada Prabowo-Gibran. Karena itu, sebutnya, gelombang dukungan ini terus berdatangan dengan berbagai deklarasi yang berlangsung di Kartanegara sejak masa kampanye di mulai hingga saat ini.

Ketua Umum Sorban NU Tahyudin Adityas mengatakan pihaknya memutuskan mendukungan Prabowo-Gibran setelah menawarkan program yang sesuai dengan harapan mereka. Dia menyebut antara lain Dana Abadi Pesantren, hilirisasi hingga makan siang dan susu gratis untuk anak sekolah.

"Hampir 75 persen masyarakat Nahdliyin berada di desa, kampung. Lembaga-lembaga pendidikannya pesantren dan ini sesuai harapan kita. Kemudian hilirisasi ini kan bagaimana mengangkat harkat dan martabat Indonesia dan rakyat Indonesia. Kemudian makan dan susu ini untuk mewujudkan Indonesia Emas di 2045," kata Tahyudin.

(HAM/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait