Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kota Medan memiliki sejarah yang hingga saat ini dapat disaksikan lewat bangunan-bangunan yang berdiri kokoh di setiap sudutnya.
Beberapa di antaranya, merupakan 19 bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu perjalanan kemerdekaan Indonesia. Namun, tidak semua lapisan masyarakat di kota Medan mengetahui dan mengenal sejarah dibalik bangunan yang saat ini masih berdiri sejak zaman penjajahan itu.
Baca Juga : Nikmati Keindahan Danau Toba, Warga Berolah Raga Sambil Menunggu Senja
Staff di Kantor CC Room ITS, Putri mengatakan, untuk mengenalkan sejarah yang ada di Kota Medan kepada mahasiswa dan masyarakat, 8 Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP USU mengadakan campaign “Hei Medan”.
Baca Juga : Sepi Pembeli, Pedagang di Kawasan Wisata Samosir Mengeluh
"Tujuannya untuk mengenalkan bangunan bersejarah di Kota Medan dengan berkeliling dengan bus wisata yang difasilitasi oleh Kementrian Perhubungan Kota Medan," katanya, Minggu (13/10/2024).
Kedelapan Mahasiswa ini adalah Sahira Shafa, Anastasya Hasugian, Luis Halim, Raymond Silalahi, Andhika Pohan, Rivaldi Dwi Rangga, M. Farhan Yazid, M. Aji Wananda.
Baca Juga : Perayaan Natal Mengulas Makna, Sejarah, dan Tradisi yang Dirayakan Umat Kristiani
Campaign ini dilaksanakan pada Minggu (13/10/2024) di titik keberangkatan wisata, di CC Room ITS, Jalan Balai Kota No.10, Kesawan, Kecamatan Medan Baru.
Baca Juga : Pakar: Pemberian Gelar Pahlawan Soeharto akan Merusak Sejarah Indonesia
Melalui acara ini, mahasiswa dan masyarakat umum berkesempatan untuk berkeliling kota Medan dan mengenal bangunan bersejarah di Kota Medan yang dijelaskan oleh pramusaji di dalam bus.
Selain itu, di dalam bus peserta acara diberikan materi sejarah 19 bangunan yang akan dilalui disertai dengan kuis-kuis berhadiah.
Baca Juga : EKSLUSIF, Gedung UMKM Square USU Belum Beroperasi, Aktifitas Pekerja Proyek Tidak Terlihat
Antusias dari peserta yang tinggi dapat dilihat dari lonjakan jumlah peserta yang datang melebihi kapasitas muatan bus.
Baca Juga : Terancam Digusur, Pedagang Pasar Sambas: Kami Bayar 5-7 Juta
Menyikapi hal ini, Tim Hei Medan bersama Dinas Perhubungan Kota Medan menambahkan jadwal rute bus yang semula ada 3 sesi, menjadi 4 sesi untuk tetap dapat melayani mahasiswa dan masyarakat yang hadir untuk mengikuti acara ini.
Secara keseluruhan acara ini dihadiri sebanyak 88 peserta.
Acara ini sendiri didukung oleh pemerintah kota Medan Dinas Perhubungan Kota Medan dan dari para staff di kantor CC Room ITS, Ikatan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (Imajinasi) serta mendapatkan feedback positif dari peserta yang berhadir.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
