Nusantaraterkini.co, TAPSEL - Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, berjalan lambat.
Namun begitu, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatra Utara, Kementerian PU, Kurniawan menargetkan huntara bisa ditempati pada awal masuknya bulan ramadan 2026.
Baca Juga : Potret Warga Muhammadiyah di Tapanuli Selatan Gelar Sholat Tarawih Pertama Ramadan
"Kami upayakan agar minggu pertama Ramadan ini sudah bisa ditempati," katanya, Selasa (17/2/2026).
Baca Juga : Papan Jembatan Bailey Garoga Tapsel Mulai Rusak, Warga Inisiatif Lakukan Perbaikan
Menurut dia, pembangunan memang terkendala oleh cuaca khususnya hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut pada beberapa hari terakhir, sehingga pembangunan meleset dari target.
"Sebelumnya memang sudah ditargetkan sebelum Ramadan, selesai. Tapi kami terkendala cuaca, karena tiga hari ini hujan terus turun," ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatra Utara, mempercepat proses pembangunan Hunian Sementara (Huntara) Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), agar dapat ditempati para penyintas bencana hidrometeorologi di daerah itu pada minggu pertama Ramadan.
Baca Juga : Kementerian PU Terima Rp2,03 Triliun untuk Percepatan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Sumsel
Kurniawan menambahkan, petugas di lapangan menyiasati percepatan pembangunan huntara dengan bekerja hingga larut malam ketika tidak turun hujan, selain itu pekerjaan di dalam ruangan masih terus dilakukan.
Saat ini kata Kurniawan, dari 21 blok yang akan dibangun, delapan di antaranya telah selesai dikerjakan tinggal pengerjaan terakhir seperti pemasangan tempat tidur, kipas angin, listrik dan lainnya.
"Ada delapan blok sebenarnya sudah jadi. Sudah bisa ditempati pada awal Ramadan. Kalau keseluruhan kami usahakan pada minggu pertama Ramadan ini," katanya.
Adapun total huntara yang hendak dibangun di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel sebanyak 252 unit atau 21 blok, di mana per blok terdiri 12 unit.
Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian yang juga menjabat Menteri Dalam Negeri telah meresmikan 200 unit huntara di Simarpinggan, Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), pada Kamis (5/2/2026) kemarin.
(*/nusantaraterkini.co)
