Percepat Konektivitas Warga: Hutama Karya Rampungkan Jembatan Sementara Aih Bobo, Akses Gayo Lues Kembali Tersambung
Akses Gayo Lues pulih! Hutama Karya rampungkan Jembatan Aih Bobo untuk sambungkan kembali aktivitas ekonomi warga
Nusantaraterkini.co, GAYO LUES – Akses utama warga di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, kembali tersambung setelah Tanggap Darurat Jembatan Sementara Sungai Aih Bobo resmi dapat dilintasi umum, Kamis (12/2/2026).
Proyek Tanggap Darurat yang diinisiasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya), dengan jenis jembatan sementara, yakni pelat baja bergelombang (corrugated steel plate) sebagai penghubung aktivitas ekonomi dan layanan dasar warga.
Diketahui, pada November 2025, bencana hidrometeorologi melanda dan merusak banyak titik penghubung, termasuk Jembatan Aih Bobo yang merupakan jalur penting warga. Situasi tersebut sempat membuat akses antarwilayah menjadi lambat dan berisiko, serta mengganggu rantai pasok kebutuhan pokok.
Jembatan sementara yang kini dibuka untuk umum dibangun menggunakan sistem rangka pelat baja bergelombang (corrugated steel plate) sesuai kebutuhan penanganan darurat. Secara teknis, struktur utama memiliki bentang 27,5 meter dengan lebar 5 meter. Total panjang penanganan mencapai 90 meter, menyesuaikan kondisi lokasi dan kebutuhan oprit pendekat.
Jembatan ini dirancang dengan kapasitas maksimal 10 ton untuk memastikan pengaturan beban kendaraan yang melintas tetap aman. Pekerjaan konstruksi berlangsung sejak minggu ketiga Januari hingga minggu pertama Februari, atau secara akumulasi
Peresmian dan pembukaan akses jembatan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur keamanan setempat.
Pulihnya konektivitas di Aih Bobo berdampak langsung pada rutinitas warga. Jalur ini menjadi akses utama untuk mengangkut hasil tani, menjangkau pasar, dan menghubungkan permukiman dengan pusat layanan.
Lebih dari itu, akses menuju fasilitas kesehatan menjadi perhatian karena keterlambatan perjalanan dapat berisiko bagi pasien. Pengalaman sebelumnya menunjukkan, ketika jembatan putus, mobilitas warga menurun tajam dan penyeberangan menjadi tidak ideal. Karena itu, pembukaan jembatan sementara ini memberi ruang pemulihan sosial-ekonomi, sembari menunggu penanganan permanen di kemudian hari.
Pada kesempatan terpisah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa Hutama Karya menjalankan penugasan tanggap darurat dari Kementerian Pekerjaan Umum dengan fokus pada keselamatan pengguna, mutu pekerjaan, dan percepatan pemulihan akses warga.
“Hutama Karya berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan pasca bencana, agar konektivitas yang pulih dapat segera menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya dalam keterangan, Senin (16/2/2026).
(Akb/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMITata Kelola Gula Dirombak, Pengawasan Impor Rafinasi Didesak
Herman Saleh Harahap·6 menit yang lalu -
SUMSELDampak Fenomena MJO, Wilayah Sumsel Berpotensi Diguyur Hujan
Herman Saleh Harahap·17 menit yang lalu -
KOTA MEDANLayanan Publik Berbasis AI Segera Diterapkan di Medan
Herman Saleh Harahap·40 menit yang lalu -
NEWSKetua PKK Pasbar Hadiri Rapat Tata Kelola se-Indonesia Barat
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
OLAHRAGAAtlet Taekwondo TNI Raih Medali Perak di Korea Selatan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALPeserta MagangHub Batch 2 Diminta Tertib Administrasi Sejak Hari Pertama
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSJelang HUT Ke-81, Pasahli Panglima TNI Sambangi Mantan Panglima TNI
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·4 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan