Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Temui MBZ, Prabowo-Gibran Diberi Selamat dan Doa Kesuksesan Pimpin Indonesia

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Prabowo-Gibran bertemu dengan Presiden UEA Syeikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto beserta Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka menemui presiden Uni Emirat Arab (UEA) Syeikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Al Shati, Abu Dhabi.

Dalam pertemuan itu Prabowo dan Gibran kompak menggunakan stelan jas hitam, Senin (13/5/2024).

Baca Juga : Dukung Program Presiden, Kapolri Targetkan 1.500 Satuan Pelayanan Gizi Polri Rampung di 2026 ​

"Yang Mulia, perkenalkan ini wakil presiden saya," kata Prabowo dan disambut langsung MBZ dengan anggukkan sekaligus merangkul Gibran kemudian memasuki ruangan pertemuan bersama-sama.

Baca Juga : IHSG Berpotensi Uji 8.150 Jelang Long Weekend, Analis Siapkan Skenario Bullish ke 8.440

Dalam pertemuan, MBZ kembali menyampaikan ucapan selamat kepada Prabowo dan Gibran atas kemenangan dalam pemilihan presiden.

MBZ menyampaikan harapan terbaiknya atas keberhasilan ini dan mendoakan Prabowo-Gibran bisa memimpin bangsa Indonesia ke depan lebih baik dan dapat memenuhi aspirasi rakyat.

Baca Juga : Mahasiswa Sumut Temui Wapres Gibran, Dorong Hari Ulos Nasional Masuk UNESCO

Lebih lanjut, kedua pemimpin pun membahas hubungan kerja sama. MBZ menekankan ketertarikannya untuk memanfaatkan hubungan strategis yang kuat antara UEA dan Indonesia untuk memperdalam kerja sama dan mendorong pembangunan dan kesejahteraan bersama.

Baca Juga : Gibran Tinjau Langsung Pengungsi Longsor di Cisarua Bandung Barat

Sementara itu dalam kapasitas sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo dan MBZ membahas hubungan bilateral, khususnya di bidang pertahanan dan militer, serta cara-cara untuk meningkatkannya demi kepentingan kedua negara.

Mereka juga bertukar pandangan mengenai sejumlah isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama.

(cw1/nusantaraterkini.co)