Survei Indikator: Prabowo-Gibran Alami Peningkatan Suara dari Basis NU
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkini yang dilakukan secara tatap muka di seluruh Indonesia dari tanggal 23 November - 1 Desember 2023.
Populasi survei ini melibatkan sebanyak 1.200 responden yang merupakan warga negara Indonesia mempunyai hak pilih di Pemilu.
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengalami tren kenaikan dukungan pada basis kedekatan organisasi masyarakat (ormas) Islam. Pada basis ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU) Prabowo-Gibran memperoleh suara sebesar 45,4 persen.
"Untuk basis NU saat ini trennya torehan Prabowo-Gibran mengalami peningkatan ini sudah sejak bulan Oktober (43,6 persen) sampai sekarang cenderung naik untuk pemilih Prabowo-Gibran dari kalangan NU yang pada awalnya kebanyakan memilih Ganjar-Mahfud," ungkap Peneliti Utama Indikator Rizka Halida seperti dikutip dari kanal YouTube nusantaraterkini.co/tag/indikator-politik-indonesia" class="article-tag-link" rel="tag">Indikator Politik Indonesia, Senin (11/12/2023).
Sementara Ganjar-Mahfud memperoleh suara sebesar 27,4 persen atau turun dari 35 persen pada survei bulan Oktober lalu. Sedangkan Anies-Muhaimin tetap bertahan di posisi ketiga dengan suara 22 persen.
Rizka mengatakan selain itu pihaknya juga melangsungkan survei basis kedekatan ormas Islam Muhammadiyah dan lainnya. Dia mengatakan tren kenaikan juga terjadi untuk pasangan Prabowo-Gibran yang memperoleh 46,1 persen.
"Terjadi tren kenaikan dari basis Muhammadiyah dan lainnya untuk mendukung Prabowo-Gibran dari 34 persen di Oktober-November lalu menjadi 46,1 persen basis Muhammadiyah dan ormas Islam lainnya mendukung Prabowo-Gibran," kata Rizka.
Rizka mengungkapkan bahwa pada semula basis ini dikuasai Anies-Muhaimin. Namun pasangan ini menunjukan tren penurunan dari 43,4 persen menjadi 32,8 persen.
"Jadi ada crossing di sini di mana basis Muhammadiyah dan lainnya itu berpindah ke Prabowo-Gibran," ujarnya.
Sementara pasangan Ganjar-Mahfud memperoleh suara 17,0 persen untuk basis kedekatan Ormas Islam Muhammadiyah dan lainnya. Torehan itu menunjukan tren penurunan dari survei bulan Oktober sebesar 21,5 persen.
(HAM/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALPolisi Bekuk Pelaku Pembobolan Ruang Guru SMP Muhammadiyah 3 Palembang
Rozie Winata·4 menit yang lalu -
EKONOMIDPR Desak Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Impor Ilegal dan Persaingan Tidak Sehat
Rozie Winata·14 menit yang lalu -
SUMSELPemprov Sumsel Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Selama Sebulan, Warga Diimbau Manfaatkan Diskon dan Bebas Denda
Rozie Winata·46 menit yang lalu -
SEPAKBOLAKejar Agresivitas Gol, John Herdman Optimis Bawa Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026
Rozie Winata·55 menit yang lalu -
SUMUTPemko Padangsidimpuan dan Satgas PRR Genjot Percepatan Rekontruksi Pascabencana
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALKrisis Demografi: Populasi Jepang Anjlok 2,5 Persen dalam Sensus Terbaru
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIWabup Pasaman Apresiasi Program Jemari Kejaksaan Negeri
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
OLAHRAGAIndonesia Tempati Peringkat 13 Perolehan Medali Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
-
Semua berita sudah ditampilkan