Nusantaraterkini.co SIMALUNGUN - Banjir kembali melanda Lingkungan III Rendahan, Kelurahan Bosar Maligas, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 19.30 WIB.
Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Parpayakan dan Sungai Sordang setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Meski air sempat memasuki permukiman, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material serius yang dilaporkan.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba menjelaskan, Polres Simalungun melalui Polsek Bosar Maligas bergerak cepat melakukan penanganan.
Baca Juga : 12.130 Jiwa Terdampak Banjir di Langkat, Jalinsum Medan–Aceh Masih Lumpuh Total: Debit Air Masih Tinggi
“Polri hadir untuk masyarakat, salah satunya melalui kesiapsiagaan Polsek Bosar Maligas dalam menghadapi bencana alam, khususnya banjir akibat curah hujan ekstrem,” ujarnya.
Kapolsek Bosar Maligas, IPTU Sonni G Silalahi mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Camat Bosar Maligas dan Koramil 07 Bosar Maligas untuk melakukan langkah awal penanggulangan.
Warga juga diimbau mengamankan barang berharga dan berpindah ke lokasi yang lebih aman. Petugas kemudian melakukan pengecekan titik evakuasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Selain itu, Polsek Bosar Maligas bersama Camat Bosar Maligas menyalurkan bantuan kepada warga terdampak berupa nasi bungkus, mie instan, dan telur. Bantuan tersebut diberikan langsung di lokasi evakuasi. “Kami ingin warga tetap merasa aman dan diperhatikan,” ujar IPTU Sonni.
Baca Juga : 20 Perjalanan KA Srilelawangsa Medan–Binjai–Kualabingai Kembali Dibatalkan, Rel Ambles Terendam Banjir
Warga menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat petugas. Seorang warga, Rina, mengaku terbantu dengan kehadiran polisi di lokasi. “Kami tidak panik karena petugas datang cepat, memberi arahan, dan membawa bantuan makanan,” ujarnya.
Hingga saat ini Polsek Bosar Maligas masih melakukan pemantauan debit air sungai serta perkembangan cuaca. Masyarakat juga dihimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.
(Zco/nusantaraterkini.co)
