Nusantaraterkini.co - Vincent Rompies diperiksa di Polres Tangerang Selatan pada Rabu (21/2/2024) terkait dugaan perundungan yang dilakukan anaknya.
Usai diperiksa, Vincent enggan membahas motif dibalik dugaan perundungan yang dilakukan putranya. Ia menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.
"Nanti kita lihat aja dari hasilnya seperti apa. Sekali lagi kami menghargai proses," ungkap Vincent, dilansir dari Insert Live.
Baca Juga : Dugaan Kejanggalan Putusan Banding Kasus Perundungan Penabur, Kemendikdasmen Turun Tangan
Adapun status hukum putranya dalam kasus ini, Vincent menyebut masih sebatas saksi. Saat ini belum ada penetapan pasti apakah tersangka atau pelaku.
"(Status) masih saksi," bebernya.
Terkait kabar sang anak yang disebut telah dikeluarkan dari sekolah atau drop out, Vincent mengatakan hukuman dari sekolah tengah dalam proses.
Baca Juga : Pelajar Probolinggo Bunuh Diri Diduga Korban Bullying, DPR: Ini Kegagalan Kolektif
"Itu kita belum tahu ya, masih proses juga," imbuhnya.
Meski bersikap kooperatif menjalani pemeriksaan, Vincent juga berusaha membuka pintu komunikasi dengan keluarga korban. Ia berharap permasalahan ini dapat didiskusikan dan diselesaikan secara damai.
"Saya masih berusaha pintu komunikasi dengan pelapor untuk biar semua ini masalah bisa diselesaikan dengan baik-baik. Semoga menemukan titik cerah untuk berdamai dan berdiskusi," tutupnya.
Baca Juga : Binus DO Seluruh Pelaku Bullying, Termasuk Anak Vincent Rompies
Diketahui, putra Vincent Rompies diduga menjadi salah satu siswa yang tergabung dalam Geng Tai, geng yang melakukan perundungan di sekolah Binus School Serpong, Tangerang.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: InsertLive.com
