Nusantaraterkini.co, MEDAN - Ketua Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Milenial Kota Medan, Dedi Harvisyahari menyampaikan, bahwa pertemuan antara Walikota, pejabat Pemko dan para pedagang pada 23 September yang lalu belum menemui titik terang.
Sebab, tegas dia, dalam pertemuan tersebut, tidak ada menghasilkan persetujuan apapun.
Baca Juga : Revitalisasi Pusat Pasar, Pedagang Mengaku Hanya Persetujuan Lisan
"Kalau tanggapan ya jelas kami menolak. Bahasa Walikota Medan yang menyatakan bahwa pertemuan antara pedagang dan Pemko Medan menghasilkan persetujuan adalah hoaks," ucapnya saat dihubungi Nusantaraterkini.co, Sabtu (28/9/2024).
Baca Juga : Penolakan Revitalisasi Pusat Pasar hingga Menurunnya Omset Pedagang
Lebih lanjut Dedi mengatakan, dalam langkah menjaga pusat pasar baik dari dalam maupun luar, pihaknya sudah menyiapkan beberapa pam swakarsa untuk menjaga hal yang tidak diinginkan.
Pam swakarsa ini berasal dari masyarakat pedagang dan tidak melibatkan orang luar termasuk institusi manapun kecuali pengelola pasar dalam hal ini PUD Pasar Kota Medan.
Baca Juga : Soal Revitalisasi Pusat Pasar, Aliansi Pedagang: 15 Ribu Orang Bakal Kehilangan Mata Pencarian
"Saat ini kami lakukan langkah pengamanan secara bersama-sama atau pam swakarsa, baik di sekitar dan di dalam gedung agar tidak terjadi hal hal yang negatif nantinya yang menyangkut pasar," jelasnya.
Baca Juga : Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong, Pemko Medan Perang Melawan Sampah di Bantaran Sungai Deli
Dedi juga mengatakan, pihaknya sudah melakukan permohonan kepada pihak Damkar melalui PUD Pasar, yang akan di standby kan di seputaran pasar, mengingat belum adanya kesepakatan antara Pemko Medan dan pedagang.
"Belum ada persetujuan pedagang dengan pemko terkait revitalisasi pusat pasar Medan. Terkait mobil Damkar PUD Pasar telah melakukan langkah permintaan dan permohonan yang nantinya stay di seputaran pasar pusat pasar," pungkasnya.
Baca Juga : Investasi SDM Unggul: KPRI Pemko Medan Kucurkan Dana Pendidikan bagi 110 Pelajar Berprestasi
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
