Soal Kasus TPPO Ferienjob, Komisi X DPR: Kemendikbud Kecolongan
Komisi X DPR menyesalkan mahasiswa korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bermodus magang Ferienjob di Jerman.
Soal Kasus TPPO Ferienjob, Komisi X DPR: Kemendikbud Kecolongan
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Komisi X DPR menyesalkan mahasiswa korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bermodus magang Ferienjob di Jerman.
Menurutnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kecolongan.
"Betul-betul saya kira Kemendikbud kecolongan dengan model pemagangan semacam ini," ujar Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda, Jumat (29/3/2024).
Untuk itu ia meminta masalah ini diusut sampai tuntas. Kemendikbud, jelas Huda, harus melakukan evaluasi menyeluruh.
"Ini termasuk lemahnya pengawasan yang dilakukan Kemendikbud terlebih melibatkan 33 kampus dan meliputi hampir 1000 mahasiswa jadi pengawasannya lemah ini yang akhirnya menjebol sistem magang Kampus Merdeka," katanya.
Sistem supervisi dan pengawasan, tambah Huda, harus diperketat. Ia pun meminta Kemendikbudristek menyelesaikan permasalahan ini.
"Kita minta Kemendikbud tidak lepas tangan harus mengentaskan ini sampai selesai dan kita apresiasi sebenarnya langkah cepat yang dilakukan oleh pihak Polri," lanjutnya.
Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap TPPO dengan modus mengirim mahasiswa magang ke Jerman melalui program Ferienjob. Program itu melibatkan 33 universitas di Indonesia dan sudah memberangkatkan 1.047 mahasiswa.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa saat ini seluruh korban mahasiswa ada di Indonesia. Sebab, kata dia, program itu rampung pada akhir tahun lalu.
"Saat ini seluruh korban perlu diketahui sudah ada di Indonesia, karena memang kontrak program magang ini telah habis pada Desember 2023," ujar Trunoyudo.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMUTPj Sekdaprov Sumut Minta Pemda Dongkrak Produk Lokal, UMK dan Koperasi
Herman Saleh Harahap·3 menit yang lalu -
NEWSKPK Dalami Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI Akbar Himawan Buchari dalam Kasus DJKA Medan
hendra·26 menit yang lalu -
-
NASIONALKemnaker Periksa Sembilan Perusahaan di Kendal dan Batang
Herman Saleh Harahap·54 menit yang lalu -
SUMUTKasus TPPO Madagaskar Jadi yang Pertama Ditangani BP3MI Sumut, 13 WNI Berupaya Dipulangkan
hendra·58 menit yang lalu -
E-SportTekuk Mongolia 2-0, Timnas MLBB Indonesia Melaju ke Final Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penipuan Rp8,8 Miliar, Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Temukan Fasilitas Peleburan Emas dan Dokumen
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSRemaja Tewas Tertembak saat Tawuran, Propam Polda Sulsel Periksa 11 Polisi
hendra·1 jam yang lalu -
SUMSELAmbulans Pembawa Jenazah Tabrakan dengan Truk Tangki CPO di Jalintim Banyuasin, Enam Orang Luka-Luka
hendra·2 jam yang lalu -
SUMUTBupati Asri Ludin Tambunan Terima Penghargaan Bappenas, Deliserdang Terbaik 2 Nasional
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan