Serapan Anggaran OPD Rendah, Sekda Pasbar Instruksikan Realisasi di Atas 50 Akhir September
Sekda Pasbar Doddy San Ismail menargetkan serapan anggaran OPD di atas 50 persen pada September dan meminta birokrasi lebih responsif.
Nusantaraterkini.co, PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menaruh perhatian serius terhadap lambatnya serapan anggaran pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mewakili Bupati Yulianto, Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Barat, Doddy San Ismail, menginstruksikan seluruh jajaran kepala dinas untuk meremak skema kerja guna menembus target realisasi keuangan di atas 50 persen pada September.
Instruksi tegas tersebut disampaikan Doddy saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Capaian Kinerja OPD di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (7/9/2026).
Rapat evaluasi tersebut membedah secara rinci porsi penyerapan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), Transfer ke Daerah (TKD), hingga APBD murni.
“Kerja setiap OPD kita bedah. Kita lihat serapan anggarannya dan sejauh mana realisasi yang dapat dicapai hingga akhir tahun, termasuk target yang harus diselesaikan,” ujar Doddy.
Doddy mengakui adanya kendala teknis pada pelaksanaan program dana transfer. Namun, ia menegaskan bahwa birokrasi tidak boleh menjadi penghambat percepatan pembangunan, khususnya terkait administrasi Surat Keputusan (SK) dan komunikasi bersama pimpinan.
“Kalau ada surat keputusan yang mendesak, segera komunikasikan dengan pimpinan, meskipun pimpinan sedang melaksanakan tugas di luar daerah. Jangan sampai pekerjaan tertunda karena proses yang lambat,” katanya.
Selain penyerapan anggaran dan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Sekda mendesak setiap OPD agar lebih responsif terhadap permintaan data dari pemerintah pusat maupun Pemprov Sumatera Barat demi menjaga kepentingan daerah.
Di sisi lain, Doddy turut mengingatkan pentingnya peran transparansi publik dengan mengajak seluruh ASN Pemkab Pasaman Barat mengawal penyebarluasan program melalui media sosial resmi Diskominfo.
“Tanpa publikasi, masyarakat maupun pemerintah pusat tidak akan mengetahui hasil kerja yang telah kita lakukan,” pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMISertifikasi Halal DIminta Tak Jadi Beban Baru bagi UMKM
Herman Saleh Harahap·9 menit yang lalu -
NEWSTNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Kegiatan Bersama Masyarakat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSMagangHub Batch 2 Dimulai Hari Ini, Peserta Diminta Bersiap
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportKlasemen MPL ID S18: TLID Kokoh di Puncak, EVOS Beri Kejutan, Peluang RRQ Menipis
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·10 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
KRIMINALVideo Porno “A Day in My Life” Viral, Dua Pria Gay di Bogor Diamankan Polisi
hendra·10 jam yang lalu -
E-SportJungler Magang Rendyyy Bersinar Gantikan Alberttt, EVOS Tumbangkan TLID 2-1
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu -
NEWSSekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Ditahan, Terseret Kasus 382 Honorer di Metro
hendra·12 jam yang lalu -
SUMSELTerbukti Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pemuda 21 Tahun Diringkus Satreskrim Polres OKU
hendra·13 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan