Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Seorang Mahasiswa KKN UGM Tewas dan 1 Hilang Usai Kapal yang Ditumpangi Terbalik di Maluku

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi kapal tenggelam. (Foto: Peang 99/Shutterstock)

nusantaraterkini.co, MALUKU - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Septian Eka Rahmadi, yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) meninggal dunia usai kapal yang ditumpanginya terbalik di perairan Debut, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku pada Selasa (1/7/2025) pukul 15.28 WIT.

Septian merupakan mahasiswa Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UGM.

"Kami kehilangan sosok muda yang penuh potensi dan semangat. Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga diberi ketabahan," ujar Dr. dr. Rustamadji, M,Kes., Direktur Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM.

Baca Juga : Terekam CCTV, Sepasang Kekasih Kompak Curi Sepeda Motor Mahasiswa UMA 

Selain korban meninggal dunia, ada satu mahasiswa lagi yang hilang dan masih dalam pencarian.

"Kita terus melakukan upaya koordinasi maksimal dalam proses pertolongan dan pencarian untuk korban yang belum ditemukan," ujarnya.

Awalnya 7 mahasiswa KKN-PPM UGM mengambil pasir di Pulau Wahru untuk program revitalisasi terumbu karang dengan metode Artificial Patch Reef (APR).

Baca Juga : Pemkab Tapsel Terkesan Biarkan Jalan Rusak di Desa Sibara-bara

Mereka bersama 5 warga lokal lain dalam proses pengambilan pasir ini.

Rombongan berangkat dengan dua speedboat pada pukul 11.00 WIT. Saat perjalanan kembali, salah satu kapal terbalik karena gelombang pasang dan angin kencang.

UGM masih berkoordinasi dengan bupati beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, dan KAGAMA Maluku untuk memastikan penanganan darurat, memberikan pendampingan, serta dukungan bagi mahasiswa yang terdampak.

Baca Juga : Pembahasan RUU Sisdiknas, Ilmu Geografi Diusul jadi Mata Pelajaran Wajib

"UGM tengah melakukan koordinasi intensif antara DPL, Kagama, dan mitra lokal, memberikan dukungan psikologis dan logistik bagi tim mahasiswa, serta memfasilitasi pemulangan jenazah ke daerah asal dengan pendampingan universitas," ujarnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).