Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Sebagai Kurator IKN, Ridwan Kamil Tak Ingin IKN Seperti Canberra, Ibu Kota Australia

Kurator Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Ridwan Kamil menyebut IKN merupakan keputusan sejarah yang diambil Indonesia

Bagikan:
Kurator Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Ridwan Kamil. (Foto: CNNIndonesia/Mundri Winanto)
Kurator Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Ridwan Kamil. (Foto: CNNIndonesia/Mundri Winanto)
A A

Nusantaraterkini.co - Kurator Pembangunan Ibu Kota Nusantara (),  menuturkan tugas proyek yang diembannya adalah memastikan sesuatu yang direncanakan akan sesuai dengan praktik yang dilakukan di lapangan. Ia menyebut IKN merupakan keputusan sejarah yang diambil Indonesia.

"Tentang , sebuah keputusan sejarah yang sudah diambil oleh negara ini. Sekarang mari fokus pada mensukseskan keputusan besar ini agar berhasil bukan sebaliknya," katanya di Instagramnya @ridwankamil, dilansir dari detikcom, Sabtu, (2/3/204).

mengatakan IKN tidak hanya harus menjadi kota pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi kota dengan konsentrasi masyarakat non-Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS). Sebab, apabila hanya menjadi pusat pemerintahan, maka kota itu akan dipenuhi kantor-kantor pemerintah.

"IKN ini pusat pemerintahan atau kota. Kalau pusat pemerintahan itu cuman kumpulan kantor-kantor pemerintah. Itu namanya Putra Jaya di Malaysia, gitu. IKN ini harus jadi kota, pusat pemerintahannya ada orang-orang non PNS-nya mendominasi," tuturnya.

Ia lantas mencontohkan kisah kesuksesan , Amerika Serikat (AS) yang dibangun kembali dari nol. Meski demikian, ia tak memungkiri terdapat beberapa ibu kota baru yang gagal.

Seperti kejadian di , Ibu Kota Australia, yang ibu kotanya terlalu luas hingga jumlah penduduknya yang sedikit. 

"The best capital in the world yang didesain dari nol adalah . Sisanya rada gagal. Kegedean, kekurangan orang. Di Australia itu orangnya sedikit, ba'da magrib sepi. Saya bilang nggak boleh IKN seperti itu. IKN kita harus tetap ramai," imbuhnya.

RK mengimbau agar IKN tak bernasib sama dengan Canberra. Oleh karena itu disiapkanlah berbagai fasilitas pendukung, seperti fasilitas kesehatan, mal, olahraga, pendidikan, hiburan, dan lainnya. Terlebih ia menyebut syarat membuat kota jadi hidup adalah memiliki fungsi campuran.

"Ya sebenarnya kan kota mah segala rupa. Stadionnya nanti ada, mall-nya apalagi, kesehatan, pendidikan, saya kemarin ngusulin Jaya Ancolnya, kaya Universal Studio pokoknya hiburan apa pun lah ya," pungkasnya.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Detikcom

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru