Studi: Pemanasan Ekstrem Picu Kepunahan Sekaligus Ledakan Tumbuhan
Pemanasan global ekstrem memicu kepunahan massal sekaligus lonjakan keanekaragaman tumbuhan dalam sejarah Bumi.
Nusantaraterkini.co, MELBOURNE - Pemanasan global ekstrem memicu kepunahan massal sekaligus ledakan keanekaragaman tumbuhan selama dua periode dalam kurun 140 juta tahun terakhir.
Temuan ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana tumbuhan berbunga menjadi kelompok tumbuhan yang dominan di Bumi, menurut sebuah studi baru.
Studi tersebut menganalisis serbuk sari dan spora yang telah menjadi fosil untuk menunjukkan bahwa periode pemanasan global ekstrem pada pertengahan Zaman Kapur (Cretaceous) dan awal era Kenozoikum (Cenozoic) berperan penting dalam evolusi tumbuhan, baik tumbuhan berbunga maupun kelompok tumbuhan utama lainnya di Bumi.
Demikian menurut pernyataan yang dirilis pada Kamis (15/10/2026) oleh University of Tasmania (UTAS) di Australia.
Para peneliti mengatakan, tumbuhan darat menopang hampir seluruh hewan darat, fungi, dan bakteri, sementara tumbuhan berbunga merupakan kelompok yang paling produktif dan beragam, dengan sekitar 400.000 spesies di seluruh dunia.
Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Plants, tim peneliti menganalisis lebih dari 60.000 temuan fosil dan menerapkan metode yang mengatasi bias utama dalam catatan fosil. Dengan demikian, mereka menghasilkan perkiraan baru mengenai keanekaragaman serbuk sari dan spora fosil selama 130 juta tahun terakhir.
Salah satu penulis studi tersebut, Profesor Greg Jordan dari UTAS, mengatakan kepunahan tumbuhan maupun kemunculan kelompok tumbuhan baru yang memiliki hubungan evolusioner terjadi terutama selama dua periode pemanasan global ekstrem tersebut.
"Masing-masing periode berlangsung selama beberapa juta tahun, dengan pemanasan pada saat yang sama menghancurkan sekaligus mendorong keanekaragaman tumbuhan dalam rentang waktu jutaan tahun," ujar Jordan.
Sebaliknya, periode yang lebih dingin ditandai oleh minimnya perubahan dalam keanekaragaman tumbuhan.
Namun, para peneliti memperingatkan bahwa pemanasan yang disebabkan oleh aktivitas manusia kemungkinan akan memicu kepunahan tumbuhan jauh lebih cepat dibandingkan peristiwa pemanasan ekstrem pada masa lalu.
(*/nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALStudi: Pemanasan Ekstrem Picu Kepunahan Sekaligus Ledakan Tumbuhan
Rozie Winata·45 menit yang lalu -
PENDIDIKANMenelusuri Jejak Sejarah Istana Benua Raja, Warisan Kerajaan Islam di Aceh Tamiang
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMIWamenko Dradjad Minta Investor Tak Telan Mentah Penilaian MSCI
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALTrump Bahas Denuklirisasi Bersama Rusia dan Tiongkok
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
PENDIDIKANMulai 17 Oktober, Sekolah Negeri dan Swasta di Binjai Terapkan PJJ
hendra·1 jam yang lalu -
EKONOMIAnggota DPR Desak Reformasi Pasar Modal Pasca IHSG Anjlok
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
EKONOMIKementerian UMKM Dampingi Ratusan Pelaku Usaha di Tabagsel
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KESEHATANHari Pangan Sedunia, FAO Dorong Inovasi Pangan Sehat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KRIMINALPolsek Medan Kota Tangkap Terduga Pengedar Sabu Gang Nasional
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan