Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Uang Pensiun ASN Langsung Dibayarkan dari Kas Negara Mulai Tahun 2027

Uang pensiun ASN, TNI, dan Polri direncanakan dibayarkan langsung dari kas negara ke rekening penerima mulai 2027.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan, skema Government-to-Person (G2P) ini diadopsi dari mekanisme pembayaran gaji pegawai aktif serta penyaluran tunjangan profesi guru yang disalurkan langsung oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Sabtu (10/10/2026).(foto: rmol)
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan, skema Government-to-Person (G2P) ini diadopsi dari mekanisme pembayaran gaji pegawai aktif serta penyaluran tunjangan profesi guru yang disalurkan langsung oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Sabtu (10/10/2026).(foto: rmol)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Pemerintah tengah merancang transformasi skema pembayaran uang pensiun bagi (), TNI, dan Polri agar langsung disalurkan dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke rekening pribadi penerima mulai tahun 2027. 

​Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan, skema Government-to-Person (G2P) ini diadopsi dari mekanisme pembayaran gaji pegawai aktif serta penyaluran tunjangan profesi guru yang disalurkan langsung oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan. 

​“Saya juga berharap bahwa bukan hanya PNS, TNI Polri, tapi juga para pensiunan-pensiunan kita sekarang idealnya juga menurut saya, dan kita akan desain untuk masukin 2027 menerima uang pensiunnya langsung di rekeningnya langsung dari rekening kas umum negara,” ujar Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Sabtu (10/10/2026). 

​Dilansir dari RMOL, selama ini, pembayaran dana pensiun ASN dikelola oleh PT Taspen, sedangkan pensiunan TNI/Polri ditangani oleh PT Asabri sebelum disalurkan ke bank mitra bayar atau PT Pos Indonesia. Skema penyaluran langsung dari dinilai dapat meningkatkan efisiensi, ketepatan waktu, dan akurasi jumlah pembayaran, dengan syarat pemutakhiran data penerima terus diperbarui secara berkala. 

​"Selain efisiensi pembayaran pensiun, penguatan sistem perbendaharaan digital negara saat ini juga difokuskan untuk mendukung inklusi keuangan nasional melalui pembukaan rekening gratis bagi masyarakat penerima bantuan sosial," pungkas Suahasil.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru