Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Kapolda Sumsel Buka Akses Langsung Laporan Premanisme

Warga Diimbau Tak Ragu Melapor

Kapolda Sumsel Rony Samtana akan meluncurkan hotline pribadi 24 jam untuk memudahkan masyarakat melaporkan aksi premanisme.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel) Irjen Pol Rony Samtana menegaskan komitmen jajarannya untuk membumihanguskan segala bentuk aksi premanisme di wilayah hukum Sumatera Selatan, Kamis (15/10/2026).(foto: tia/nusantaraterkini.co)
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel) Irjen Pol Rony Samtana menegaskan komitmen jajarannya untuk membumihanguskan segala bentuk aksi premanisme di wilayah hukum Sumatera Selatan, Kamis (15/10/2026).(foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan () Irjen Pol menegaskan komitmen jajarannya untuk membumihanguskan segala bentuk aksi premanisme di wilayah hukum Sumatera Selatan.

Guna mempercepat respons penindakan di lapangan, Polda Sumsel bakal meluncurkan nomor hotline pribadi Kapolda yang dapat diakses langsung oleh masyarakat selama 24 jam.

“Terkait masalah pemberantasan atau pencegahan premanisme, kami bisa katakan kepada teman-teman semua bahwa tidak ada tempat bagi premanisme di Sumatera Selatan,” ujar , Kamis (15/10/2026).

Rony mengatakan jika peluncuran saluran siaga handphone langsung ini dilakukan agar warga tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak premanisme yang terjadi di lingkungan sekitar mereka.

“Artinya kami besok akan launching nomor handphone kami, saya yang bisa dihubungi oleh teman-teman warga masyarakat di mana pun berada. Saya bisa pastikan, saya akan terima masukan dari siapa pun, dari warga-warga masyarakat, saat, di mana, dan kapan pun,” katanya.

Kapolda menilai aksi premanisme berpotensi besar menghambat roda pembangunan daerah, menciptakan rasa takut di tengah publik, hingga memicu biaya ekonomi tinggi (invisible cost) yang merugikan iklim bisnis maupun masyarakat umum.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengonsolidasikan lintas pemangku kepentingan (stakeholder) dan pemerintah daerah guna menerapkan langkah-langkah penanganan yang komprehensif, mulai dari penataan pasar hingga juru parkir liar.

“Mencegah premanisme bukan tanggung jawab polisi saja. Makanya semboyan Bapak Kapolri, 'Polisi Bersama Masyarakat'. Artinya mari sama-sama, kalau nanti teman-teman merasa memang ada di situ aksi premanisme, laporkan, beri informasi ke kita,” tuturnya.

Melalui sinergi erat bersama seluruh elemen warga, Polda Sumsel optimistis mampu menciptakan ruang publik yang aman, tertib, dan bebas dari intimidasi kelompok preman.

“Dengan tagline Bapak Kapolri 'Polisi Bersama Masyarakat', kita bicara premanisme, maka polisi bersama masyarakat akan memberantas premanisme yang ada di Sumatera Selatan,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru