Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Rabu (31/12/2025) dengan pergerakan positif terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada pembukaan pasar, rupiah terapresiasi sekitar 34 poin atau 0,20 persen ke level Rp16.737 per dolar AS.
Mengacu pada proyeksi pasar, rupiah diperkirakan bergerak terbatas di rentang Rp16.700 hingga Rp16.770 per dolar AS, seiring sentimen global dan domestik yang cenderung berimbang di penghujung tahun.
Analis mata uang, Rully Nova, menilai penguatan rupiah terutama ditopang faktor eksternal. Salah satunya adalah risalah rapat bank sentral AS (The Federal Reserve) periode Desember yang masih membuka peluang penurunan suku bunga pada tahun mendatang.
Baca Juga : Rupiah Menguat Tipis di Awal Februari, Bayang-bayang Dolar Masih Membatasi
“Risalah pertemuan The Fed memberikan sinyal bahwa peluang pemangkasan suku bunga masih terbuka tahun depan. Sentimen ini turut menopang pergerakan rupiah,” ujar Rully.
Dari sisi dalam negeri, Rully memperkirakan Bank Indonesia (BI) tetap aktif menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valuta asing, khususnya hingga penutupan perdagangan akhir tahun.
“BI kemungkinan masih akan berjaga di pasar guna memastikan pergerakan rupiah tetap terkendali sampai akhir sesi,” tambahnya.
Baca Juga : Rupiah Melemah ke Rp16.803, Dolar AS Menguat di Tengah Sentimen Global dan Isu MSCI
Sementara itu, pengamat pasar uang Ariston Tjendra melihat pergerakan rupiah cenderung terbatas karena aktivitas transaksi yang menurun menjelang tutup tahun.
“Memasuki akhir tahun, permintaan valas biasanya berkurang sehingga pergerakan kurs tidak terlalu agresif. Kisaran pergerakan hari ini diperkirakan di Rp16.700–Rp16.780 per dolar AS,” jelas Ariston.
Ariston juga menyoroti bahwa faktor geopolitik global, seperti ketegangan China–Taiwan serta konflik Rusia–Ukraina, masih memberi dukungan terhadap penguatan dolar AS. Meski demikian, dampaknya terhadap rupiah dinilai tidak terlalu besar karena minimnya volume transaksi di pasar.
Baca Juga : Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan, Dolar AS Tertekan di Level Rp16.760
(Dra/nusantaraterkini.co).
