Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

RS Adam Malik Borong Dua Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
RS Adam Malik menerima dia penghargaan dari Kemenkes untuk capaian kinerja tahun 2025 beberapa waktu lalu. (Foto: dok istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Rumah Sakit (RS) Adam Malik berhasil meraih 2 penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk capaian kinerja tahun 2025.

Kedua penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam even 3rd RS Kemenkes Award 2026 di Jakarta pada Kamis (5/2/2026) lalu. 

Baca Juga : Dinkes Sumut Pastikan Biaya Bayi ANZ di RS Adam Malik Ditanggung Pemerintah

“Perjalanan kita di tahun 2025 menghasilkan dua penghargaan dari Kemenkes. Satu dari rawat jalan, dan satu lagi dari instalasi gawat darurat (IGD). Terima kasih untuk kita semua. Untuk layanan lain, kita juga sudah dekat dengan prestasi, tapi memang harus kita tingkatkan lagi, supaya bisa kita capai lebih banyak lagi tahun ini,” ucap Plt Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) dalam keterangan, Senin (9/2/2026).

Baca Juga : RS Adam Malik Beri Penjelasan soal UHC Pasien Bayi yang Ditagih Pembiayaan

Zainal menjelaskan, penghargaan yang diterima kali ini terkait dengan waktu pelayanan di instalasi rawat jalan dan IGD sepanjang tahun 2025.

Penghargaan tersebut yaitu Peringkat I RS Kemenkes dengan waktu pelayanan IGD terbaik tahun 2025 Kategori RS Umum, dan Peringkat III RS Kemenkes dengan waktu pelayanan rawat jalan terbaik tahun 2025 Kategori RS Umum.

Baca Juga : Waspada Virus Nipah di Sumut, Dinkes Perkuat Sistem Deteksi Dini

“Kita mampu memenuhi target waktu pelayanan IGD di bawah empat jam, dan menjadi peringkat satu terbaik di antara seluruh RS umum di bawah Kemenkes. Sedangkan untuk pelayanan rawat jalan, kita sudah bisa memberikan pelayanan rawat jalan dalam waktu dua jam tanpa pemeriksaan penunjang. Ke depannya, paling penting adalah melakukan pemeriksaan penunjang yang lebih cepat, tanpa ada penjadwalan, jadi harus dilayani di hari yang sama,” jelasnya.

Baca Juga : RSUD Pirngadi Medan Bakal Terima Sejumlah Alat Medis Canggih dari Kemenkes

Selain itu, Zainal juga menyinggung soal peningkatan BOR (Bed Occupancy Ratio) atau persentase pemakaian tempat tidur pasien di RS Adam Malik sepanjang tahun 2025.

“Di tahun 2025, BOR kita itu sudah di atas 90 persen. Artinya, rumah sakit ini selalu terisi penuh. Kita sudah melakukan upaya untuk menambah tempat tidur, tapi baru bisa terealisasi tahun depan, atau paling cepat di akhir tahun ini,” katanya.

Berdasar laporan kinerja RS Adam Malik tahun 2025, diketahui bahwa RS vertikal Kemenkes RI di Sumatera Utara dengan kapasitas 758 tempat tidur ini mencatatkan BOR 94,6 persen.

Angka ini mengalami peningkatan drastis dari 84,07 persen pada tahun 2024. Namun, jumlah tersebut sudah melebihi angka BOR ideal menurut Kemenkes RI, yaitu 60-85 persen.

Kemudian, jumlah kunjungan pasien IGD juga mengalami peningkatan mencapai 4 persen dibandingkan tahun 2024, dengan jumlah total 31.817 kunjungan pada tahun 2025.

Sedangkan jumlah kunjungan pasien rawat jalan meningkat hingga 17 persen dibandingkan tahun 2024, dengan jumlah total 392.815 kunjungan sepanjang tahun 2025.

(zie/nusantaraterkini.co)