Revitalisasi Pembangunan: Kutai Kartanegara Berani Ambisi Turunkan Angka Kemiskinan
Nusantaraterkini.co, Tenggarong - Salah satu penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Kutai Kartanegara, berambisi untuk menurunkan angka kemiskinan sekitar 5 persen pada tahun 2025.
Hal ini menjadi fokus utama dalam kebijakan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2025.
Baca Juga : Pilih Bertahan di Eropa, Ole Romeny Tolak Tawaran Gabung Persib Bandung
Menurut Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara, Syarifah Vanesa, dilansir dari kompas pada Minggu (17/3/2024) upaya ini merupakan bagian dari poin strategis yang diusung dalam proses penyusunan RKPD.
Dalam penjelasannya, Syarifah Vanesa menyebut beberapa poin kritis yang menjadi fokus dalam proses penyusunan RKPD.
Pertama, adalah rancangan kerja yang harus disusun berdasarkan analisis permasalahan yang teliti.
Baca Juga : Kalahkan Wolves 2-1, Mikel Arteta Akui Arsenal Sempat Tampil Mengecewakan di Babak Pertama
Kedua, penyusunan target kinerja harus didasari atas perhitungan yang jelas mengenai hubungan antara output, outcome, dan impact.
Selanjutnya, lokasi prioritas pelaksanaan program dan kegiatan harus ditetapkan dengan jelas, serta penetapan anggaran harus didasarkan atas pertimbangan standar harga dan standar belanja.
Syarifah berharap agar ada upaya perbaikan yang melibatkan pemahaman yang komprehensif terhadap indikator kinerja, faktor pendukung, dan penghambat.
Baca Juga : EKSLUSIF, Gedung UMKM Square USU Belum Beroperasi, Aktifitas Pekerja Proyek Tidak Terlihat
Selain itu, perlu diperkuat analisis data sektoral dan kewilayahan, serta penghitungan sub kegiatan secara rinci berdasarkan standar belanja untuk tahun 2025.
"RKPD dapat disusun menggunakan fitur rinci pada Aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)," ujar Syarifah dalam Forum Lintas Perangkat Daerah Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kukar Tahun 2025, seperti yang dikutip dari keterangan resmi pada Minggu (17/3/2024).
Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, berharap bahwa kegiatan ini dapat memperkuat kerja sama dan kolaborasi yang lebih erat antara perangkat daerah, demi mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Baca Juga : Bulog Sumsel Babel Optimalkan Penyerapan Gabah di Lalan, Dorong Peningkatan Indeks Tanam
(Akb/nusantaraterkini.co)
