nusantaraterkini.co, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (11/11/2025), diperkirakan masih berada dalam fase penguatan lanjutan sebagai bagian dari wave (iii) dari wave [iii]. Dengan posisi teknikal tersebut, peluang penguatan IHSG terbuka menuju kisaran 8.487–8.539, meski potensi koreksi jangka pendek masih bisa terjadi untuk menguji area 8.352–8.379.
Dalam riset harian yang diterbitkan oleh MNC Sekuritas, disebutkan bahwa level support IHSG berada di 8.332 dan 8.276, sementara resistance berada di 8.488 dan 8.532.
“Secara teknikal, pergerakan IHSG masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, meskipun koreksi sehat dalam jangka pendek masih dimungkinkan,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya.
Baca Juga : IHSG Masih Rentan Terkoreksi, Pergerakan Diprediksi Tertahan di Bawah 8.000
MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang patut dicermati investor pada perdagangan hari ini, yaitu:
ASSA (Adi Sarana Armada Tbk.)
BREN (Barito Renewables Energy Tbk.)
Baca Juga : IHSG Masih Tertekan Sentimen MSCI, Simak Strategi dan Rekomendasi Saham Senin 2 Februari 2026
COIN (Citra Nusantara Gemilang Tbk.)
ENRG (Energi Mega Persada Tbk.)
Keempat saham tersebut dinilai memiliki potensi teknikal menarik di tengah tren penguatan pasar yang mulai stabil.
Baca Juga : IHSG Masih Berisiko Koreksi, Ini Saham Rekomendasi Analis Hari Ini
Perdagangan Kemarin: IHSG Sempat Cetak Rekor Tertinggi
Pada perdagangan Senin (10/11/2025), IHSG ditutup melemah tipis 0,04% ke level 8.391,24, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi intraday di level 8.478, yang merupakan all time high (ATH) terbaru.
IHSG dibuka di level 8.443,32 dengan nilai transaksi mencapai Rp20,65 triliun, volume 43,43 miliar lembar saham, dan frekuensi transaksi sebanyak 2,6 juta kali. Kapitalisasi pasar (market cap) tercatat sebesar Rp15.315 triliun.
Baca Juga : Prediksi IHSG Senin 12 Januari 2026 dan Rekomendasi Saham Pilihan
Secara keseluruhan, terdapat 389 saham menguat, 300 saham melemah, dan 267 saham stagnan.
Sektor Perbankan Melemah, Teknologi Menguat
Saham-saham bank besar justru menjadi penekan IHSG kemarin.
BBCA turun 1,15%
BBRI melemah 1,26%
BMRI terkoreksi 0,42%
BBNI turun 1,78%
Sebaliknya, saham berkapitalisasi menengah dan sektor teknologi justru mencatat lonjakan signifikan. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) melesat 9,84%, sementara PT Sinergi Inti Andalan Tbk. (INET) naik 25% dan menjadi salah satu top gainers.
Top Gainers dan Top Losers
Beberapa saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers) di antaranya:
PT Urban Jakarta Propertindo Tbk. (URBN) naik 34,78%
PT Berkah Prima Perkasa Tbk. (BLUE) melonjak 25%
PT Sinergi Inti Andalan Tbk. (INET) naik 25%
Sementara itu, saham yang mencatat penurunan terdalam (top losers) antara lain:
PT Dian Swastika Sentosa Tbk. (DSSA) turun 12%
PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk. (PGLI) turun 11,02%
PT Tira Austenite Tbk. (TIRA) melemah 10,06%
Prospek IHSG
Dengan berbagai sentimen positif dari dalam negeri serta pergerakan global yang mulai stabil, IHSG berpotensi kembali menguji area psikologis 8.500. Namun investor disarankan tetap berhati-hati terhadap potensi profit taking jangka pendek.
(Dra/nusantaraterkini.co)
